Fashion Girl

Vector design with Adobe Illustrator

Vector Design

Saving Your Vector Illustrations using Adobe Illustrator

Zahra Creative Design Studio

Assalamualaikum..

Kamis, 29 Maret 2012

US Naval Tidak Berdaya di Teluk Persia



Kekuatan angkatan laut AS, yang meliputi US Navy dan US Coast Guard, memiliki keutamaan atas semua angkatan laut lainnya dan kekuatan maritim di dunia. Mampu bermanuver di Laut dalam atau kemampuan samudera yang tak tertandingi oleh kekuatan angkatan laut negara lainnya. Keutamaan tidak berarti tak terkalahkan. Kedigdayaan Angkatan laut AS di Selat Hormuz dan Teluk Persia bisa melempem, karena secara geografis Iran menang satu langkah.

Selat Hormuz bukanlah lautan lepas. Bentuknya menyempit seperti saluran. Hal ini jelas sangat menyulitkan bagi kapal perang besar dan kapal induk untuk bermanuver.

Sementara Iran memiliki kemampuan rudal anti kapal perang yang sangat canggih. Sementara sisitem anti rudal kapal perang AS di perairan Teluk Persia sangat terbatas. Inilah sebabnya mengapa AS telah sibuk mendirikan sistem perisai rudal di Teluk Persia dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan kapal patroli kecil Iran di Teluk Persia, yang menyelinap dapat dengan mudah meluncurkan rentetan rudal yang secara signifikan dapat merusak dan menenggelamkan kapal perang besar AS. Padahal Iran memiliki kapal patroli kecil yang sangat cepat dan tidak mudah terdeteksi dan sulit dijadikan target rudal.

Pasukan Iran juga bisa menyerang angkatan laut AS hanya dengan melancarkan serangan rudal dari daratan Iran di pantai utara Teluk Persia. Bahkan di 2008 Washington mengakui ancaman dari baterai-baterai rudal kecil Iran di pesisir teluk Persia dan juga selat Hormuz. , rudal anti kapal, dan rudal-kapal kecil bersenjata.

Bahkan simulasi perang yang dibuat sendiri oleh Pentagon telah menunjukkan bahwa perang di Teluk Persia dengan Iran akan berarti bencana bagi Amerika Serikat dan militer. Salah satu contoh kunci adalah Millennium Challenge 2002 (MC02) permainan perang di Teluk Persia, yang dilakukan dari 24 Juli 2002 untuk 15 Agustus 2002 dan mengambil hampir dua tahun untuk mempersiapkan. Millennium Challenge 2002 diadakan tidak lama setelah Pentagon telah memutuskan bahwa akan melanjutkan momentum perang di Afghanistan dengan menargetkan Irak, Somalia, Sudan, Libya, Lebanon, Suriah, dan finishing off dengan hadiah besar Iran dalam kampanye militer yang luas untuk memastikan keunggulan AS di milenium baru.

Setelah Millennium Challenge 2002 selesai, permainan perang “resmi” yang disajikan sebagai simulasi perang terhadap Irak di bawah pemerintahan Presiden Saddam Hussein, tetapi dalam kenyataannya ini tergolong game perang dengan sasaran akhir ke Iran. Amerika Serikat boleh berhasil di Irak dan negara lainnya yang tidak memiliki angkatan Laut yang berarti. Tetapi dengan Iran, harus berfikir seribu kali.

Millennium Challenge 2002 dilakukan untuk mensimulasikan perang dengan Iran, dengan nama sandi kode “Merah” dan disebut sebuah negara Timur Tengah yang tidak diketahui musuh jahat di Teluk Persia. Selain Iran, tidak ada negara lain yang bisa memenuhi batas-batas dan karakteristik dari kode merah “Merah”, simulasi dibuat sangatlah detail dari kapal mulai patroli sampai ke unit sepeda motor. Simulasi perang terjadi karena Washington sedang berencana menyerang Iran setelah menginvasi Irak pada tahun 2003.

Skenario dalam permainan perang 2002 dimulai dengan Amerika Serikat, dengan nama kode “Blue” Iran memberikan ultimatum satu hari untuk menyerah pada tahun 2007. Tanggal game perang itu tahun 2007 yang secara kronologis terbukti sesuai dengan rencana AS untuk menyerang Iran setelah serangan Israel di Lebanon pada 2006, yang menjadi diluar perhitungan mereka adalah keberpihakan Suriah dan kemampuan tempur Hizbullah yang berhasil menjungkirbalikkan Israel yang memiliki perangkat perang super modern.

Dalam skenario perang Millenium Challenge 2002 itu, Iran akan bereaksi terhadap agresi AS dengan meluncurkan rudal serangan besar yang akan membanjiri AS dan menghancurkan enam belas angkatan laut kapal-kapal AS – sebuah kapal induk, sepuluh kapal penjelajah, dan lima kapal amfibi. Diperkirakan bahwa jika ini terjadi dalam konteks teater perang yang sebenarnya, lebih dari 20.000 prajurit AS akan dibunuh pada hari pertama setelah serangan itu.

Selanjutnya, Iran akan mengirim kapal patroli kecil yang terlihat tidak signifikan dibandingkan dengan USS John C. Stennis dan kapal perang AS besar lainnya – untuk membanjiri sisa angkatan laut Pentagon di Teluk Persia, yang akan mengakibatkan merusak dan tenggelamnya sebagian besar AS Armada Kelima dan kekalahan Amerika Serikat. Setelah kekalahan Amerika Serikat, permainan perang itu dimulai lagi, tetapi “Merah” (Iran) harus beroperasi di bawah asumsi telah hancur lebur kekuatan pertahanannya, sehingga pasukan AS. Tetapi apakah kenyataan saat ini kemampuan tempur darat Iran selemah itu?

Oleh karena itu, kekuatan angkatan laut yang hebat dari Washington tidak berarti di teluk Persia dan selat Hormuz dikarenakan kendala geografis. Sementara kemampuan militer Iran sangat maju pesat. Tanpa perairan terbuka, seperti di Samudra Hindia atau Samudra Pasifik, US Navy tidak akan berdaya. Seluruh sistem pertahanan angkatan laut AS, dirancang untuk pertempuran di perairan terbuka, dan menjadi tidak praktis di Teluk Persia.

Identitas Desain Grafis Indonesia



Kami yakin bahwa Desain Grafis Indonesia harus memiliki identitas. Suatu keyakinan yang telah dipupuk oleh pendahulu kita –para perintis pendidikan rancang visual dari tahun 1950-an, perintis formal program desain grafis sejak tahun 1973, pelaku dan studio-studio desain grafis Indonesia– yang telah bergiat mencari ke-Indonesiaan. Suatu keyakinan atas identitas yang dapat mencitrakan watak, pemikiran, mentalitas, kepribadian atau filosofi Indonesia dalam perkembangan dunia global yang makin mempertinggi iklim persaingan antar negara, antar perusahaan dan antar pribadi, sehingga berpengaruh terhadap praktek desain grafis yang cenderung makin instan dan seragam.
Kami yakin bahwa wujud identitas tersebut bisa dicari dari kualitas nilai-nilai Indonesia yang sudah ada atau dibangun wujud baru hasil dari pencarian tersebut. Perwujudan ini menghindarkan Indonesia tenggelam oleh atau mengikuti wujud identitas lain.
Kami paham bahwa proses perwujudan identitas ini bukan proses instan atau sekali jadi, tidak bisa dipaksakan dan tidak ada rumusan atau resep baku; semua harus bersifat jujur dan natural dalam menyikapi potensi sumber daya sekaligus kendalanya.
Kami merekomendasikan salah satu jalan yang sadar dan proaktif dalam mewujudkan identitas ini, yaitu dengan cara menempatkan diri dalam suatu kondisi pengembangan studi dan lingkungan kerja yang kaya akan riset dan analisis kekayaan nilai dan materi alam serta budaya Indonesia masa lalu dan kini; kaya akan eksplorasi, sehingga prosesnya bukan hanya menduplikasi kekayaan masa lalu tetapi justru terinspirasi darinya untuk menghasilkan kreasi baru.
Kami menghidupkan suasana kebersamaan dalam mewujudkan identitas ini, melalui dialog pikiran dan karya yang kontributif, serta saling bertukar wawasan dan teknologi, demi terwujudnya program pembentukan identitas ini. Kebersamaan ini mengharuskan kami melepas sekat pembatas individu dan organisasi, sehingga dapat berkomunikasi lebih intensif dan sinergis.
Kami berharap program ini berguna untuk meningkatkan kreativitas dalam diri kami, sehingga tidak terjebak dalam kreativitas semu identitas; menambah reputasi keilmuan dan profesi kami dalam memberi cara yang bertanggung jawab, berdasar, dan bermanfaat secara konkrit untuk aktivitas masyarakat. Semoga melalui program ini masyarakat secara langsung dapat menikmati kekayaan nilai Indonesia, sehingga mempengaruhi kepercayaan diri dan keyakinan masyarakat atas potensi identitas Indonesia.

Perang Timur Tengah adalah Konflik Budaya



Berita2 konflik dunia sekarang didominasi oleh berita2 perang di Timur Tengah, dan juga berita2 Terorisme gobal termasuk di Indonesia , sedangkan berita2 krisis ekonomi global bersumber dari krisis ekonomi Amerika. . Dalam tulisan ini saya ingin membahas akar permasalahan konfik perang, tidak mempertimbangkan siapa yang benar dan siapa yang salah, karena dalam konflik masing2 pihak tentu merasa berada di pihak yang benar. Sumber konflik tediri dari politik, mafia dan budaya.
Budaya Ortodok Vs Budaya Modern

Konflik Israel –Palestina bersumber dari historis penguasaan daerah tersebut. Israel merasa bahwa tanah tersebut adalah milik leluhurnya, orng2 Palestina juga merasa tanah tersebut adalah tanah perjanjian untuk orang2 palestina, karena itu keduanya merasa berhak memiliki tanah tersebut . Genjatan senjata bisa kapan saja, perdamaian bersarat bisa kapan saja, tetapi konflik akan tetap berlanjut sampai mereka menyadari kebodohan mereka masing2.

Terorisme Global berasumber dari konfil budaya, yaitu budaya timur-tengah dan budaya barat. Budaya Timur Tengah yang masih bersifat otoriter, ditekan oleh budaya barat yang bersifat demokratis. Indonesia berusaha tegar menghadapi kedua budya tersebut, menentang budaya timur tengah, dan juga menentang budaya demokrasi libral ala barat, kita tetap mempertahan budaya Pancasila yang digali dari akar budaya yang berbeda-beda dari seluruh tanah air . Budaya Timur Tengah yang rawan konfilk ialah “ kata pemimpin adalah hukum” sama dengan zaman kerajaan “sabda raja adalah hukum” Daerah tersebut menjadi damai sepanjang rakyatnya masih bisa dibodohin, masih menganggap pemimpin/raja adalah orang istimewa/orang suci. Di Indonesia fatwa yang dukeluarkan pemimpin sering diremehkan, karena budaya kita adalah budaya pancasila, a.l berbunyi “ Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusawaratan dan perwakilan” sedangkan fatwa adalah budaya otoriter masa lalu yang tidak sesuai lagi dengan demokrasi dan budaya demokrasi dan kerakyatan..
Belajar Membaca Sejarah…
Supaya generasi muda tidak terjebak dalam krisis budaya yang berkepanjangan , perlu diberi pemahaman tentang arah perkembangan budaya dunia umumnya, sehingga tidak terjebak dalam budaya masa lalu yang pasti akan ditinggalkan zaman. Bungkarno sudah ingatkan generasi yang menentang sejarah pasti akan digilas sejarah, demikianlah keadaan sekarang, kalangan radikalisme yang mencoba mempertahankan budaya masa lalu pasti akan digilas oleh budaya demokrasi dan libralisme. Bagi generasi muda hendaknya jangan berdiri dibawah tembok yang sudah miring, jika tidak mau tertimbun oleh reruntuhan politik maupun budaya bangsa. Seperti kalangan politisi agama yang loncat kepolitisi kebangsaan bisa exis dalam panggung politik, berbeda dengan mereke yang tetap dalam ideologi masa lalunya lenyap tertimbun reruntuhan politik.
Berbeda dengan pemahaman kitab2 suci, kita harus berbalik keatas, sebab akarnya ada diatas, cabang2 dan daunnya berada dibawah, jika kita potong akarnya maka daunnyapun akan kering. . Seperti ayat “Bacalah” itu adalah perintah spiritual, kalau diganti dengan “ membaca dan menulis adalah pangkal ilmu pengetahuan” adalah buah pikiran manusia yang gampang dibaca. Buktinya Muhammad yang tidak tahu membaca dan menulis mempunyai pengetahuan yang demikian luas, cukup membantah ayat duniawi tersebut. Yesus mungkin tidak tahu membaca, tetapi dia bisa membaca datangnya zaman baru dikatakannya “ matahari akan gelap, bulan tidak bercahaya lagi, bintang2 berjatuhan, mesin2 perang menderu-deru, bangsa bangkit melawan bangsa, dst”

Matahari menjukkan Kekaisaran tidak akan berfungsi lagi, bulan menunjukkan kerajaan2 hanya tinggal nama, para kaisar dan para raja2 dikatakan seperti bintang2 yang berjatuhan. Munculnya nabi2 palsu, yaitu para politisi dan penipu yang munafik membodohin bantyak orang . Zaman baru ialah zaman demokrasi yang menjunjung tinggi hak asasi manusia .
Para generasi muda yang tidak ingin dikubur hidup2, jangan berdiri dibawah tembok yang sudah miring, lihat tanda2 zaman, lihat jalannya sejarah agar anda tidak digilas roda sejarah.
http://umum.kompasiana.com/2009/10/02/konplik-budaya-menimbulkan-perang/

BUDAYA MUSIK


Dapat dikatakan bahwa tidak ada sesuatu bangsa yang keseniannya selalu tetap murni, terlepas sama sekali dari pengaruh kesenian bangsa lain, karena diketahui tidak ada suatu bangsapun yang sama sekali terpisah dari bangsa-bangsa lain didunia ini. Tetapi dengan adanya akulturasi tidak berarti bahwa kesenian bangsa-bangsa itu akan menjadi sama.
Pada awalnya kebudayaan Indonesia zaman purbakala berkisar pada pengaruh Tiongkok. Ketika agama Hindu dan Buddha tersebar, terutama di Jawa dan Sumatera, kebudayaan Indonesia berkisar pada pengaruh India. Lalu ketika agama Islam tersebar pula keseluruh pelosok, tonggak-tonggak Tiongkok dan India berbaur lagi dengan pengaruh Arab. Akhirnya terdapat corak musik seperti yang kita miliki sekarang ini. Bila dicermati lagu-lagu berasal dari daerah pesisir timur Sumatera dan pesisir utara Jawa, niscaya menghasilkan bunyi melodi yang khas Tiongkok terutama pada lagu Jali-jali atau Lenggang Kangkung. Melodi kedua lagu ini berakar pada musik Tiongkok. Kemudian pada lagu-lagu melayu akan mendengar juga bunyi gendang yang khas, irama demikian berasal dari India. Di India gendang itu disebut tabla. Dari India tabla dibawa sampai ke Arab melalui Persia, Irak dan Palestina. Seperti yang telah dibahas bahwa musik timur dari abad keabad tidak banyak berubah. Demikian pula gamelan yang dikenal nenek moyang kita dipulau Jawa dulu kala, hampir sama saja seperti dikenal sekarang ini.
Kategori budaya musik Indonesia menurut pengamatan penulis tentang keanekaragaman budaya peta musik Indonesia. Analisis bisa diamati melalui pendekatan historis, seperti halnya pada kehidupan kesenian yang lain. Budaya musik Indonesia tidak mungkin hanya dilihat dari segi teknis dan analisis musiknya saja, tanpa melihat fenomena dibalik kehidupan budaya masyarakat pendukungnya.
Dari sisi lain justru situasi di Indonesia barangkali paling unik diseluruh dunia, karena adanya keanekaragaman budaya etnis yang tumbuh dan berkembang di kepulauan nusantara. Karena pada dasarnya musik masyarakat etnis di Indonesia merupakan hasil akulturasi dan persilangan dari budaya lokal dengan kebudayaan asing (hybird) melalui budaya Hindu, Budha, Islam, dan Barat. Contohnya ketika musik Keroncong dan musik Dangdut kita klaim sebagai musik Indonesia, ternyata disitu ada unsur budaya asing.
Sebelum kemajuam ilmu pengetahuan masyarakat hanya dapat menikmati musik dipanggung, digedung-gedung pertunjukan atau tempat keramaian yang diselenggarakan waktu tertentu misalnya dipasar malam. Sejak permulaan abad ke-20 kemajuan musik industri menyebabkan masyarakat dapat menikmati musik dirumah sendiri melalui radio, televisi, rekaman kaset, piringan hitam, cd, vcd, dvd, dan dapat pula memilih musik apa yang digemari sambil duduk dalam suasana santai, berbaring dan sambil bekerja. Karena musik merupakan kebutuhan kehidupan manusia sebagai santapan rohani kegiatan upacara maupun sarana hiburan.
B. Sistematika Penulisan
Sebelum tercipta musik barat melalui musik Yunani dan musik Gerejawi, keadaan musik Timur diantara bangsa-bangsa India, Tiongkok, Arab, Persia, Yahudi, Mesir dan Indonesia dapat dikatakan tetap, artinya dari masa kemasa keadaannya tidak banyak berubah. Pengenalan mereka tentang nada, rata-rata hampir sama pula, yaitu pentatonis. Nenek moyang bangsa Indonesia adalah pendatang dari negeri-negeri yang ditonggaki oleh bangsa-bangsa tertua itu seperti dibahas pada pengantar dan latar belakang Musik Keroncong pertamakali masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Portugis pada abad XVI. Daerah penyebarannya ialah Batavia, Penjaringan, Kampung Bondan, Roca Malaka merupakan wilayah pioner dimana locus budaya musik keroncong Indonesia. Musik keroncong bisa jadi dikatakan sebagai identitas musik khas bangsa Indonesia, karena tidak dimiliki oleh negara lain. Bahkan sama-sama musik keroncong Indonesia, antara satu wilayah dengan wilayah lainnya tidak sama. Perbedaan bentuk dari musik keroncong ini, begitu dipengaruhi oleh keragaman budaya yang ada di nusantara.
Keragaman musik keroncong juga dipengaruhi pada keragaman pendapat mengenai asal musik ini. Sebagian berpendapat musik keroncong berasal dari negara Portugis, sementara juga ada yang berpendapat musik keroncong merupakan musik asli Indonesia. Selanjutnya berkembang pendapat lain menyatakan bahwa musik keroncong adalah hasil pembauran antara musik timur dan barat, yaitu dari hasil persilangan antar kebudayaan Portugis dan kebudayaan Indonesia. Keanekaragaman pendapat ini menjadi salah satu topik yang menarik tentang musik keroncong yang dibahas pada Bab II.
Lagu Perjuangan Nasional Indonesia disebut dengan istilah musik fungsional yaitu musik yang diciptakan untuk tujuan nasional. Sebagai seni pertunjukan bersifat upacara lagu-lagu nasional merupakan bagian idiom musik barat yang dikemas berdasarkan kemampuan musikal masyarakat pendukungnya yang beraneka ragam dan usia serta mudah dinyanyikan.
Secara umum pengertian lagu perjuangan nasional Indonesia ialah kemampuan daya upaya yang pada hakekatnya timbul karena menentang penindasan dan penjajahan di bumi pertiwi yang pertamakali digelorakan pada sumpah pemuda tahun 1928. Berkumandangnya lagu Indonesia Raya saat itu berarti diakui bahasa melayu sebagai bahasa persatuan, sekaligus berlakunya musik diatonis di Indonesia dalam pembahasannya pada Bab III.
Lebih 30 kelompok etnis yang hidup di Indonesia yang disebut kepulauan nusantara. Lagu-lagu rakyat merupakan salah satu karya seni yang dimiliki berbagai etnis di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Walaupun demikian konsep lagu rakyat indonesia masih bercampur baur oleh karena konsep pemahaman masing-masing daerah di Indonesia masih berbeda-beda, hal ini dibahas di Bab IV.
Uraian berikut ini dibahas jenis musik tradisional Indonesia, dikemukakan beberapa contoh musik tradisional mewakili puncak kebudayaan daerah tidak ketinggalan sangat pentingnya bagi kehidupan dan kelestarian seni tradisional di Indonesia. Sementara pada bagian pembahasan ini akan dijelaskan pada Bab V.
Perkembangan musik orkes melayu diawali setelah perang kemerdekaan tahun 1950, saat itu bersamaan dengan membanjiri film Malaysia dan film India di tanah air.
Musik dangdut di Indonesia pada saat ini telah mengalami perubahan dari akar melayu yang asli. Perbedaan yang signifikan ketika adanya era pembaharuan oleh Rhoma Irama yang meletakan dasar perkembangan musik dangdut dengan mengawinkan konsep musik Rock dekade tahun 1970an, dengan maksud agar dangdut tidak ditinggalkan para penggemarnya. Dangdut musik Indonesia secara lugas uraian secara terperinci di bahas pada Bab VI.
Istilah populer sebenarnya diartikan untuk segala jenis musik yang sedang berkembang sejajar dengan kemajuan media audio visual seperti pada musik Entertaiment di Amerika saat ini. Kemudian pop diartikan dengan musik populer di Amerika dan Inggris dekade tahun 1960an selanjutnya menjadi proses sumber penyebaran keseluruh dunia.
Kesimpulannya gaya musik pop menjadi lebih ringan, melodis sederhana, mudah dicerna yang akhirnya menjadi merk komersial laku dipasaran dengan memuaskan khalayak penggemarnya yang bersifat sementara. Pembahasan musik pop Indonesia secara lebih dalam diuraikan pada Bab VII.
Warisan irama jazz semula merupakan lagu-lagu yang didendangkan dalam upacara keagamaan atau dalam kegiatan spiritul dianggap suci aslinya dari bangsa Afrika yang berimigran ke Eropa. Kemudian lagu–lagu tersebut dicampur dengan lagu-lagu yang bersifat keduaniawian, ini merupakan musik campuran antara Afrika dan Eropa yang berimigrasi ke Amerika, yang dibawa oleh para pemeluk serta keturunannya.
Kota New Orleans merupakan kota pertama yang mengembangkan jenis musik ini pada akhir abad 19 yang berkembang menjadi dua ialah musik rag time dan blues, dibahas pada bab VIII.
Setelah pascakemerdekaan lagu-lagu perjuangan berkembang menjadi lagu seriosa diilhami dari lieder Jerman, seni Romantik abad ke-19 yang mencapai puncaknya ditangan komponis besar Franz Scubert. Dari kacamata budaya internasional tradisi musik seni yang pernah dicapai oleh generasi lama, lalu kita dapatkan kepada keterpengaruhan tidak sadar pada lagu seriosa Indonesia dengan kekayaan Romantika di Eropa.
Dengan sedikit meninggalkan seperangkat pengetahuan akademisi kita dapat mencoba mendekatkan lagu-lagu seriosa kita dengan beberapa ciptaan komponis Indonesia dibahas pada Bab IX.
Sebagai mana diketahui bahwa pendidikan seni telah lama menjadi bagian dari sistem kegiatan di sekolah mulai pendidikan TK, SD, SMP dan SMA. Sejak diberlakukan pendidikan seni di sekolah umum secara nasional. Pada tahun 1976, selama perjalanannya telah mengalami proses perubahan kurikulum yang direvisi secara mendasar tahun 1984 dengan paket pilihan seni rupa, seni musik, seni tari dan seni drama secara rinci dibahas dalam Bab X.
Pengetahuan karya musik di Indonesia dibahas media bunyi yaitu nada, irama, dan ilmu harmoni diolah menjadi satu disebut karya komposisi musik. Selain itu dibahas pengertian improvisasi, karya arransemen, orkestrasi dan transkripsi pada Bab XI.
Hak Cipta sangat penting arti dan peranannya untuk, memacu melindungi penciptaan, penyebaran dan pemerataan kebudayaan dibidang ilmu, seni dan sastra serta untuk mempercepat proses pertumbuhan kecerdasan bangsa sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Konsep Ki Hadjar Dewantara oleh barder Djohan diterjemahkan “musik nasional adalah gabungan dari puncak-puncak musik daerah”. Pertentangan itu akhirnya tidak dapat dielakan dan menciptakan dua kubu konfrontatif dalam perkembangan musik kontemporer Indonesia yakni kubu yang berlatar belakang musik tradisional yang diwakili kubu pentatonik dan kubu yang berlatar belakang musik Barat atau kubu diatonis secara rinci di bahas dalam Musik Kontemporer Indonesia bab XII.
Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 6 tahun 1982 tanggal 12 April 1982 sesuai denganperkembangan dan kemajuan teknologi, juga bercorak dan berkepribadian nasional yang lebih mengayomi kepentingan warganegara dan masyarakat Indonesia, seperti yang dikemukakan pada Bab XIII.

Senin, 19 Maret 2012

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

A.  


  A  PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah  kesadaran manusia akan  tingkah laku atau  perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.  Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar  maka hal  itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti ia telah bertanggung jawab atas bannya.  Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan  atau pengertian atas segala perbuatan  dan akibatnya dan atas kepentingan  pihak lain. Timbulnya tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat  dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya  terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan  keseimbangan, keselarasan, antara sesama manusia dan antara manusia dan  lingkungan.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian  tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu  dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi sipembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain apabila  si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakat.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan  pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain

B.   B.   MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
                Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari  bahwa ada kekuatan lain yang ikut  menentukan, yaitu  kekuasaan Tuhan.  Dengan demikian tanggung jawab itu  dapat dibedakan menurut keadaan
manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa
jenis tanggung jawab, yaitu :

1.       Tanggung jawab terhadap diri sendiri         
                                 Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang
untuk memenuhi kewajibannya sendiri  dalam mengembangkan kepribadian
sebagai manusia pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, beranganangan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam  hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.
2.       Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, isteri, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan. 
3.       Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya  sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala  tingkah laku dan perbuatannya harus  dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4.       Tanggung jawab kepada Bangsa / negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir,  berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara



5.   Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, Melainkan untuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari  hukum-hukum Tuhan yang dituangkan  dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.

C.      PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
      Wujud  tanggung  jawab  juga berupa pengabdian dan pengorbanan adalah perbuat baik untuk kepentingan manusia itu sendiri
 1.   Pengabdian         
                                Pengabdian itu adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat
ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau  satu ikatan dan       semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila   orang  bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi  kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja  Pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan terasa menonjolnya  seperti yang dilakukan oleh para biarawan dan biarawati.
            Pengabdian terhadap negara dan bangsa yang juga menyolok antara lain
dilakukan oleh pegawai negri yang bertugas menjaga mercu suar di pulau yang
terpencil. Mereka bersama keluarganya hidup terpencil dari masyarakat ramai.
Sementara itu setiap hari tiupan angin kencang dari laut tidak pernah berhenti,
apalagi bila terjadi badai. Mereka bersunyi diri dalam pengabdian diri demi
keselamatan kapal yang lalu lalang. Kesenangan yang dapat dirasakan oleh
pegawai negri dikota tidak dapat dirasakan, mungkin sekali-sekali bila mereka
memperoleh cuti.

2. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti  persembahan, sehingga  pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan  kebaktian. Dengan demikian pengorbanan  yang bersifat kebaktian itu  mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu pemberian
yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kit membaca atau mendengarkan kotbah agama. Dari kisah  para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh  tauladan, bagaimana
semestinya wajib berkorbanan.
                Pengorbanan merupakan akibat dari  pengabdian. Pengorbanan dapat
berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.
Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian,
tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan,
pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian  sesuatu misalnya
berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu
dituntut pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Minggu, 18 Maret 2012

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN





MANUSIA
A.     Unsur – unsur yang membangun manusia
Ada beberapa unsur yang membangun manusia. Dari sekian banyaknya unsur maka unsur – unsur tersebut disederhanakan menjadi 2 yaitu :
1.      Unsur jasmani  :  semua hal yang berhubungan dengan kebutuhan fisik manusia, seperti makan, minum, dan lain-lain. yang jika tidak di penuhi maka akan berakibat buruk bagi manusia itu.

2.      Unsur rohani adalah semua hal yang berhubungan dengan kebutuhan rohani, atau hati manusia. seperti agama atau keyakinan, ketenangan hati, rasa aman, rasa bahagia dan lain-lain.

Kemudian unsur – unsur lain yang membentuk manusia yaitu :
1.      Jasad         : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba dan difoto dan menempati ruang dan waktu.
2.      Hayat         : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan gerak.
3.      Ruh            : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
4.      Nafs           : diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.

B.      Hakekat Manusia Ada  4 :
1.  Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu
                   kesatuan yang utuh.
2.  Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna karena dilengkapi dengan:
- akal
- kehendak
- perasaan

C.      Daya rasa /perasaan dalam diri manusia ada 2 :
1. Perasaan Inderawi
                 Yaitu rangsangan jasmani melalui panca indra, tingkatannya rendah
                 terdapat pada manusia dan binatang.

2. Perasaan rohani
     Perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia saja , seperti:
·         perasaan intelektuan : 
  perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan  seperti seseorang merasa   senang atau puas apabila ia dapat mengetahui sesuatu, sebaliknya tidak  senang   atau tidak puas apabila ia tidak berhasil mengetahui sesuatu.

·         perasaan estetis : 
perasaan yang berkenaan dengan keindahan seperti seseorang merasa senang apabila ia melihat atau mendengar sesuatu yang indah, sebaliknya timbul perasaan kesal apabila tidak indah.

·         perasaan etis : 
perasaaan yang berkenaan dengan  kebaikan seperti seseorang merasa senang apabila sesuatu itu baik , sebaliknya perasaan benci apabila sesuatu itu jahat

·         perasaan diri : 
perasaan yang berkenaan dengan harga diri  seperti apabila seseorang memiliki kelebihan pada dirinya ia merasa tinggi, angkuh, dan sombong. Sebaliknya apabila ada kekurangan pada  dirinya ia merasa rendah diri ( minder)

·         perasaan social : 
perasaan yang berkenaan dengan  kelompok/ikut  merasakan kehidupan orang lain seperti apabila orang berhasil ia ikut senang,apabila orang gagal, memperoleh musibah ia ikut sedih

·         perasaan religius : 
perasaan yang berkenaan dengan  agama/kepercayaan seperti seseorang merasa tentram  jiwanya apabila ia tawakal kepada  Tuhan, yaitu mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.

3.      Mahluk biokultural. Yaitu mahluk hayati yang budayawi
4.      Mahluk ekologi ( terikat dengan lingkungan)
Yaitu manusia mempunyai sifat alamiah , tunduk pada hukum alamiah pula





KEBUDAYAAN:
A.    PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Definisi kebudayaan dari para tokoh
1.    Melville j. Herkovits dan Bronislow Malinowski mengemukakan “cultural determinism” yang artinya segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat  ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu, contoh:  masyarakat di pedesaan adalah masyarakat agraris karena kebanyakan  pekerjaannya bertani

2.    Herkovits, Memandang kebudayaan sebagai “ super organic”. Artinya
kebudayaan yang turun temurun dari  generasi ke generasi hidup terus ,
meskipun manusai penghasil kebudayaan  sudah silih berganti karena
kehidupan dan kematian tapi kebudayaan tetap hidup terus

3.    Selo Soemardjan dan Soelaeman  sumardi, Mengemukakan kebudayaan
sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat 
-   hasil karya masyarakat  sepeRti teknologi dan kebudayaan kebendaan
-   hasil rasa ( yaitu yang meliputi jiwa manusia)
seperti mewujudkan segala akidah-akidah dan nilai-nilai social yang pelu
untuk mengatur masalah-masalah  kemasyarakatan , misalnya: agama,
ideology, kebatinan, kesinian,  dan semua unsure yang merupakan hasil
ekspresi jiwa manusia
- hasil cipta  seperti filsafat dan ilmu pengetahuan

4.    EB Tylor, Mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut: Kebudayaan adalah
kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian,moral, hokum,
adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan
yang didapatkan oleh menusia sebagai anggota masyarakat.

5.                            Sutan takdir alisyahbana, Menyatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi
dari cara berfikit, hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan sebab semua
laku dan perbuatan tercakup didalamnya

6.                            Koencoroningrat,  Menyatakan  bahwa kebudayaan antara lain berarti
keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan
belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya

7.                            A.L Krober dan C.  Kluckhon, Mengatakan bahwa kebudayaan adalah
manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya

8.                            C.A Van Peurson, Mengatakan  bahwa dewasa ini kebudayaan diartikan
sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok
orang-orang, berlainan dengan hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja
ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam
Kebudayaan jika dikaji dari asal katanya 
- dari bahasa sanskerta budhayah: yang berarti budi/akal
- latin colere : yang berarti mengolah tanah/bertani
Kebudayaan pengertian secara praktis
Yaitu kebudayaan merupakan system nilai dan gagasan utama :
- yang mengarahkan tingkah laku
- memberi seperangkat model untuk bertingkah laku kepada masyarakat 
Sistem nilai dan gagasan utama terwujud dalam 3 sistem
1.      Sistem Ideologi
Meliputi etika, norma, adat istiadat dan peraturan hukum
2.      Sistem Sosial 
Meliputi hubungan dan kegiatan soaial di dalam masyarakat 
3.      Sistem Tehnologi
Seperti kebudayaan yang berupa kebendaan



             
B. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Unsur kebudayaan besar(cultural universal): dikemukakan oleh C. Kluckhon ada 7
1.  Sistem religius (homo religius)
2.  Sistem organisasi kemasyarakatan (homo socius)
3.  Sistem pengetahuan (homo safiens)
 5.  Sistem peralatan hidup dan tehnologi (homo faber)
6.  Sistem bahasa (homo longuens)
7.  Sistem kesenian (homo aesteticus)

Unsur kebudayaan besar(cultural universal)diatas tsb dapat dijabarkan lagi ke
dalam unsur-unsur yang lebih kecil :
1.  kegiatan kebudayaan (cultural activity)
2.  trait complex: unsure kebudayaan yang lebih kecil disbanding dengan
     cultural activity
3.  traits : unsure yang lebih kecil dibanding dengan trait complex 
4.  Item : unsure kebudayaan yang paling kecil yang sudah tidak bias dibagibagi lagi
                           
C. WUJUD KEBUDAYAAN
1.  Kompleks gagasan , konsep dan pikiran manusia
- sifatnya abstrak , tak dapat dilihat dan berpusat di kepala manusia
contoh : tata tertib ujian di Gunadarma, cita-cita Gunadarma dan
sebagainya
- disebut system social
2.  Kompleks aktifitas 
- sifatnya kongkrit, berupa aktifitas manusia yang saling berinteraksi 
contoh : karyawan yang sedang mengetik di ruangan kantor Gunadarma
- disebut system social
3. Benda
-  sifatnya kongkrit , berwujud kebendaan
contoh: sederetan buku-buku yang ada di perpustakaan