Fashion Girl

Vector design with Adobe Illustrator

Vector Design

Saving Your Vector Illustrations using Adobe Illustrator

Zahra Creative Design Studio

Assalamualaikum..

Minggu, 08 April 2012

10 Fakta Unik Tentang Bill Gates


Bos Microsoft William Henry Gates III, yang sohor dengan nama Bill Gates sukses besar di bidang teknologi. Gates berhasil membangun Microsoft  menjadi raksasa. Mendunia. Bill Gates kini menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Total kekayaannya US$ 56 miliar.
Sukses di bisnis, sukses pula di rumah. Bill Gates adalah seorang ayah yang penuh kasih sayang dan gampang digoda seisi rumah. Inilah sejumlah kisah unik sekitar manusia cerdas itu.

1. Anak-anak Bill Gates dari istrinya, Mellinda, sering menggoda Gates dengan menyanyikan lagu "Billionaire"-nya Travie McCoy dan Bruno Mars. Dalam lagu itu, terdapat lirik: "I wanna be on the cover of Forbes magazine. Smiling next to Oprah and the Queen..."
Lirik yang meledek karena di usia 55 tahun, Gates beberapa kali muncul di cover majalah Forbes. Gates juga berteman baik dengan Oprah Winfrey, dan Ratu Inggris telah menganugerahi gelar kepada Gates di tahun 2005.
Apakah anak-anaknya tersiksa lantaran ia mempersulit permintaan anak-anaknya  membeli iPad, iPhone, atau iPod, yang merupakan produk Apple, saingan Microsoft.

"Mereka memiliki benda yang bisa digunakan dengan Windows. Mereka memiliki Zune music player, yang merupakan pemutar musik portable bagus dari Windows. Mereka tidak tersiksa dengan itu," jawab Gates.

2. Gates telah menyumbangkan US$28 miliar untuk kegiatan amal. Ini 'menyebabkan' Gates turun ke peringkat dua orang terkaya sedunia, setelah miliuner Mexico, Carlos Slim. Padahal, Gates telah memegang gelar orang terkaya selama hampir dua dekade.

3. Ketiga anak Gates, yang saat ini berusia 15, 12, dan 9 tahun, dilaporkan akan mewariskan masing-masing setidaknya US$10 juta. Namun Gates tidak mengungkapkan ini dalam wawancara. Menurut Gates, "Saya tidak berpikir jumlah uang itu akan bermanfaat untuk mereka."

4. Gates dan keluarga menonton konser U2 di Seattle. Vokalis U2, Bono, memang dikenal sebagai teman baik Gates. Apa Bono mengundang Gates dan keluarganya untuk tampil di belakang panggung? "Hmmm.. Tidak, Sebenarnya Bono menetap di rumah kami malam itu," jawab Bill.

5. Bill Gates sekarang mempersembahkan pekerjaannya untuk mengurus yayasan bernilai US$37,1 miliar yang didirikannya. Apakah Gates akan kembali fokus mengurus Microsoft? "Tidak, saya hanya terlibat paruh waktu (di Microsoft). Ini pekerjaan saya sekarang (di yayasan)." 

6. Mengapa Gates lebih memilih beramal untuk mengobati makaria ketimbang kanker? Menurut Gates, dunia sudah banyak memberikan perhatian kepada penyakit kanker. "Jadi kekayaan saya tidak berpengaruh besar dalam hal itu," ucap Gates.

7. Gates selalu memperjuangkan harga murah untuk vaksin. "Kita sudah cerdas dalam hal apa yang kita bayar. Kita dapatkan pengurangan harga, maka kita akan bisa lacak berapa anak yang akan divaksin."

8. Gates memang tidak dikenal di negara miskin dan berkembang. "Karena dunia saya tidak berhubungan secara langsung dengan mereka. Saya pernah saat sedang bersama menteri suatu negara, kemudian rakyatnya bertanya siapa saya. Menteri itu menjawab, 'Hanya orang kulit putih yang saya bawa untuk menemui kalian'," ujar Gates.

9. Bill Gates punya akun Twitter, tapi dia kesulitan dengan akun Facebook. "Saya kesulitan dengan friend requests (permintaan teman yang begitu banyak untuk di-approve).

10. Dalam wawancara itu, Gates sempat keselip-lidah saat membicarakan temannya, Mark Zuckerberg. Pendiri Facebook itu disebut Gates sudah bertunangan dengan pacarnya Priscillia Chan. Kabar ini kemudian dibantah Kepala Komunikasi Facebook, Elliot Schrage. "Mungkin Gates tahu yang saya tidak tahu (soal pertunangan Mark). Tapi perwakilan Gates baru saja mengirimkan surat untuk meminta maaf atas kesalahpahaman," jelas Schrage.




Jumat, 06 April 2012

MANUSIA & KEINDAHAN



1. Keindahan

Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah.  Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk.
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
a. keindahan dalam arti luas
b. keindahan dalam arti estetis murni
c. keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapnya. Sedang keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

2. Nilai estetik
Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai sepertihalnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segaa sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya terdapa pada sesuatu benda sampai terbukti ketakbenarannya.
Tentang nilai ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai instrinsik dan nilai ekstrinsik. Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya ( instrumental/contributory) yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atu sebagai sesuatu tujuan, atau demi kepentingan benda itu sendiri.
3. Sebab manusia menciptakan keindahan
1. Tata nilai yang telah usang
2. Kemerosotan zaman
3. Penderitaan Manusia
4. Keagungan Tuhan

4. Renungan
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologis.
4.1 Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu berwujud pelbagai gambaran angan-angan seperti misalnya images warna, garis dan kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalamam estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan. Seorang tokoh lainnya adalah Leo Tolstoi dia menegaskan bahwa kegiatan seni aalah memunculkan dalam diri sendiri suatu perasaan yagn seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu kemudian dengan perantaraan berbagai gerak, garis, warna, suara dan bentuk yang diungkapkan dalam kata-kata memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang mengalami perasaan yang sama.
4.2 Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Ini sesuai dengan metafisika Plato yang mendalikan adanya dunia ide pada tarat yang tertinggi sebgai realita Ilahi. Paa taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi. Dan karyu seni yang dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari ralita duniawi

4.3 Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seni tiu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang wujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu. Teori lain lagi yaitu teori permainan yang dikembangkan oleh Fredrick Schiller (1757 -1805) dan Herbert Spencer ( 1820 – 1903 ) menurut Schiller, asal seni adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan manusia.

Sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keindahan

MANUSIA & CINTA KASIH




A.    PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih.
Walaupun cinta kasih memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan kelurga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ichlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya.
Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Dan memberi merupakan ungkapan yang  paling tinggi dari kemampuan. Yang paling penting dalam memberi ialah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi. Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan.Pada pengasuhan contoh yang paling menonjol adalah cinta seorang ibu pada anaknya, bagaimana seorang ibu dengan rasa cinta kasih mengasuh anaknya dengan sepenuh hati, Sedang dengan tanggung jawab dalam arti benar adalah sesutu tindakan yang sama sekali sukarela yang dalam kasus hubungan ibu dan anak bayinya menunjukkan penyelenggaraan atas hubungan fisik, Unsur yang ketiga adalah perhatian yang berarti memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya, yang keempat adalah pengenalan yang merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia. Dengan keempat unsur tersebut yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan suatu cinta dapat dibina secara lebih baik.
Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu: keterikatan. Keintiman, dan kemesraan. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, kalau janji dengan dia harus ditepati. Unsur yang kedua adalah keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan, sayang dan sebagainya.Makan minum dari satu piring, cangkir tanpa rasa risi, pinjam meminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling menyimpan rahasia dan lain-lainya. Unsur yang ketiga adalah kemesraan, yaitu adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang,dan seterusnya.
Selain pengertian yang dikemukakan oleh Sarlito, lain halnya pengertian cinta yang dikemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta. Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih  sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dengan kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan, jika seseorang ingin menikmatinya dengan cara terhormat dan mulia, suci dan penuh taqwa, tentu ia akan mempergunakan cinta itu untuk mencapai keinginannya yang suci dan mulia pula.
Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah, dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami / istri dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.
B. CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama.Tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Disatu pihak, cinta didengungkan lewat lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi di pihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan, atas dasar ini agama memberikan ajaran cinta kepada manusia.
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakan diri dalam berbagai bentuk kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya, atau Allah dan Rasulnya,berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur`an.
1.      CINTA DIRI
Cinta ini erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri, manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Ia mencintai segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan pada dirinya. Sebaliknya ia akan membenci segala sesuatu yang menghalanginya untuk hidup, berkembang dan mengaktualisasikan diri, Ia juga membenci segala sesuatu yang mendatangkan rasa sakit, penyakit, dan mara bahaya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri, kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammad SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hal gaib tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhi dirinya dari segala keburukan.
2.      CINTA KEPADA SESAMA MANUSIA
Agar manusia dapat hidup dengan keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan memberi bantuan kepada orang lain. Oleh karena itu, Alloh ketika memberi isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menerus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberi pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada diri sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu adalah dengan melalui iman menegakan shalat, memberikan zakat, bersedekah kepada orang-orang miskin dan tak punya, dan menjauhi segala larangan Allah.
3.      CINTA SEKSUAL
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual sebab yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerja sama antara suami dan istri, ia merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
Dorongan seksual melakukan fungsi penting yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis, lewat dorongan seksual terbentuk keluarga, dari keluarga terbentuk masyarakat dan bangsa. Dengan demikian bumipun menjadi ramai, kenal mengenal, kebudayaan berakembang. Dan ilmu pengetahuan dan industri menjadi maju Islam mengakui dorongan seksual jelas dengan sendirinya ia mengakui pula cinta seksual yang menyertai dorongan tsb. Sebab ia merupakan emosi alamiah dalam diri manusia yang tidak diingkari, tidak ditentang ataupun ditekannya. Yang diserukan Islam hanyalah pengendalian dan penguasaan cinta lewat pemenuhan dorongan tsb antara yang sah yaitu dengan perkawinan.
4.      CINTA KEBAPAKAN
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si Ibu dengan anak-anaknya maka para ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan melainkan dorongan psikis. Dorongan ini nampak jelas dalam cinta bapak kepada anak-anaknya, karena barsumber dari kesenangan dan kegembiraan baginya sumber kekuatan dan kebanggaan dan merupakan faktor penting bagi kelangsungan peran bapak dan kehidupan tetap terkenangnya dia setelah meninggal dunia.
5.      CINTA KEPADA ALLAH
Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentu seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
C. PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti , nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.
Tuhan adalah pencipta, tetapi Tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahNya. Karena itu ketakuta manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memujaNya.
Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Sholat di rumah, di masjid, sembahyang di pure, di Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah. Dan kerinduannya kepadaNya, tidak hanya dalam sholat, pujian dan doanya saja tetapi juga dalam semua tindakan dan tingkah lakunya semua tingkah laku dan tindakannya ditunjukan kepada Allah mengharapkan penerimaan dari ridhoNya.
Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkan dalam kehidupannya dan menundukan semua bentuk kecintaan lainnya. Cinta inipun juga akan membuatnya menjadi seorang yang cinta kepada sesama manusia, hewan, semua makhluk Allah dan seluruh alam semesta sebab dalam pandangannya semua wujud yang ada disekelilingnya mempunyai manifestasi dari Tuhannya yang membangkitkan kerinduan-kerinduan spiritualnya dan harapan kalbunya.
1.      CINTA KEPADA RASUL
Cinta kepada Rasul, yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta,menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.
Seorang mukmin yang benar-benar beriman dengan sepenuh hati akan mencintai Rasulullah yang menanggung derita dakwah Islam, berjuang dengan penuh segala kesulitan sehingga Islam tersebar di seluruh penjuru dunia, dan membawa kemanusiaan dari kekelaman, kesesatan menuju cahaya petunjuk.
D. KASIH SAYANG
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi (pria-wanita) bila diakhiri dengan perkawinan, maka didalam rumah tangga keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.Bila salah satu unsur kasih sayang hilang, misalnya unsur tanggung jawab, maka retaklah keutuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran, terancamlah kebahagian rumah tangga itu.
Yang dapat merasakan kasih sayang bukan hanya suami atau istri atau anak-anakyang telah dewasa, melainkan bayi yang masih merah pun telah dapat merasakan kasih sayang dari ayah dan ibu. Bayi yang masih merah telah dapat mengenal suara atau sentuhan tangan ayah ibunya. Bagaimana sikap ibunya memegang/menggendong telah dikenalnya, hal ini karena sang bayi telah mempunyai kepribadian.
Kasih sayang, dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komuniokasi antara anak dan orang tua pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya. Pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua. Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi secara timbal balik antara orang tua dan anak.
Adanya kasih sayang ini mempengaruhi kehidupan sianak dalam masyarakat. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam demikian pula sebaliknya, dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan:
1. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif
Dalam hal ini orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-material dengan sebanyak-banyaknya, dan si anak menerima saja, mengiyakan tanpa memberikan respon. Hal ini menyebabkan si anak menjadi takut, kurang berani dalam masyarakat, tidak berani menyatakan pendapat, minder, sehingga si anak tidak mampu berdiri sendiri di dalam masyarakat.
2. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif
Dalam hal ini si anak berlebih-lebihan memberikan kasih sayang terhadap orang tuanya, kasih sayang ini diberikan secara sepihak, orang tua mendiamkan saja tingkah laku si anak tidak memberikan perhatian apa yang diperbuat anak.
3. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif
Di sini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunya sendiri-sendiri, tanpa saling memperhatikan. Kehidupan keluarga sangat dingin, tidak ada kasih sayang, masing-masing membawa caranya sendiri, tidak ada tegur sapa jika perlu, orang tua hanya memenuhi dalam bidang materi saja.
4. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya, sehingga hubungan antara orang tua dan anak saling intim dan mesra, saling mencintai, saling menghargai, saling membutuhkan. Kasih sayang itu nampak sekali bila seorang ibu sedang menyusui atau mengendong, bayinya itu diajak bercakap-cakap, ditimang-timang,dinyanyikan, meskipun bayi itu tidak tahu arti kata-kata, lagu dan sebagainya.
E. KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.
Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Filusuf Rusia dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar keluar dari cinta diri, Ia mulai hidup untuk orang lain”
Pernyataan ini dijabarkan secara indah oleh William Shakespeare dalam kisah “Romeo dan Juliet”, bila di Indonesia kisah” Roro Mendut dan Prono Citro” Yose Ortage Y. Gasset dalam novelnya “On Love” mengatakan, dikedalam sanubarinya seorang pencinta merasa dirinya bersatu tanpa syarat dengan obyek cintanya. Persatuan bersifat kebersamaan yang mendasar dan melibatkan seluruh eksistensinya”.
Dari uraian diatas terlihat betapa agung dan sucinya cinta itu. Bila seseoarng mengobral cinta, maka orang itu merusak nilai cinta, yang berarti menurunkan martabat dirinya sendiri. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan cinta. Gereja, di candi bahkan ditempat-tempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan atau yang dianggap Tuhan.
Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhanya, hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya, mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekurangan yang ada padanya,dllnya.
F. CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara orang-orang yang sama-sama sebanding, sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadap orang-orang yang lemah tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara kedua jenis tersebut, Kedua-duanya mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.
Pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali dicampur baurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta, tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanyalah sementara saja.Bilamana orang asing tadi telah menjadi seseorang yang diketahui secara intim, tak ada lagi rintangan yang harus diatasi , tidak lagi kemesraan tiba-tiba yang harus diperjuangkan pribadi yang dicintai telah dipahami orang seperti dirinya sendiri.
Disamping itu terdapat pula faktor-faktor lain , banyak orang mempunyai arti sebagai cara-cara mengatasi keterpisahan, seperti bercakap-cakap tentang kehidupan diri pribadi, tentang pengharapan-pengharapan dan kecemasan-kecemasannya, menampakan diri dengan segi-segi keanehannya, mengadakan hubungan dan minat yang sama terhadap dunia sekitar, semuanya itu dilaksanakan untuk mengatasi keterpisahan. Hal ini dapat menerangkan adanya daya tarik perversi (buruk). Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual, dalam hal itu hubungan fisis tadi tidak memperlihatkan sifat-sifat yang rakus atau serakah dalam keinginan untuk menaklukkan atau untuk ditaklukkan, tetapi akan tercampur dengan kehalusan bertindak serta kemesraan.
Dalam cinta kasih erotis terdapat ekslusifitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan. Ciri-ciri eksklusif dalam cinta kasih erotis ini perlu dibicarakan lebih lanjut. Kerap kali eksklusivitas dalam cinta kasih erotis disalah tafsirkan dan diartikan sebagai suatu ikatan hak milik.Cinta kasih erotis eksklusif hanyalah dalam arti bahwa seseorang dapat menyatukan dirinya secara lengakap dan intensif hanya dengan satu orang saja. Cinta kasih erotis mengeksklusifkan cinta kasih terhadap orang lain hanyalah dalam segi-segi fusi erotis dan keikut sertaan selengkapnya dengan semua aspek kehidupan orang-orang lain, tetapi bukan dalam arti cinta kasih kesaudaraan yang mendalam terhadap orang lain.
Dengan demikian maka, baik pandangan bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari pada perbuatan , kemauan kedua-duanya, atau lebih tepat jika dikatakan bahwa tidak terdapat pada yang lain satu, juga tidak pada yang lain. Oleh karena itu, gagasan bahwa hubungan pernikahan mudah saja diputuskan apabila orang tidak sukses didalamnya, merupakan gagasan yang sama sekali keliru dengan gagasan bahwa hubungan semacam itu, didalam keadaan bagaimanapun , tidak boleh diputuskan.


Sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-cinta-kasih

Kamis, 29 Maret 2012

US Naval Tidak Berdaya di Teluk Persia



Kekuatan angkatan laut AS, yang meliputi US Navy dan US Coast Guard, memiliki keutamaan atas semua angkatan laut lainnya dan kekuatan maritim di dunia. Mampu bermanuver di Laut dalam atau kemampuan samudera yang tak tertandingi oleh kekuatan angkatan laut negara lainnya. Keutamaan tidak berarti tak terkalahkan. Kedigdayaan Angkatan laut AS di Selat Hormuz dan Teluk Persia bisa melempem, karena secara geografis Iran menang satu langkah.

Selat Hormuz bukanlah lautan lepas. Bentuknya menyempit seperti saluran. Hal ini jelas sangat menyulitkan bagi kapal perang besar dan kapal induk untuk bermanuver.

Sementara Iran memiliki kemampuan rudal anti kapal perang yang sangat canggih. Sementara sisitem anti rudal kapal perang AS di perairan Teluk Persia sangat terbatas. Inilah sebabnya mengapa AS telah sibuk mendirikan sistem perisai rudal di Teluk Persia dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan kapal patroli kecil Iran di Teluk Persia, yang menyelinap dapat dengan mudah meluncurkan rentetan rudal yang secara signifikan dapat merusak dan menenggelamkan kapal perang besar AS. Padahal Iran memiliki kapal patroli kecil yang sangat cepat dan tidak mudah terdeteksi dan sulit dijadikan target rudal.

Pasukan Iran juga bisa menyerang angkatan laut AS hanya dengan melancarkan serangan rudal dari daratan Iran di pantai utara Teluk Persia. Bahkan di 2008 Washington mengakui ancaman dari baterai-baterai rudal kecil Iran di pesisir teluk Persia dan juga selat Hormuz. , rudal anti kapal, dan rudal-kapal kecil bersenjata.

Bahkan simulasi perang yang dibuat sendiri oleh Pentagon telah menunjukkan bahwa perang di Teluk Persia dengan Iran akan berarti bencana bagi Amerika Serikat dan militer. Salah satu contoh kunci adalah Millennium Challenge 2002 (MC02) permainan perang di Teluk Persia, yang dilakukan dari 24 Juli 2002 untuk 15 Agustus 2002 dan mengambil hampir dua tahun untuk mempersiapkan. Millennium Challenge 2002 diadakan tidak lama setelah Pentagon telah memutuskan bahwa akan melanjutkan momentum perang di Afghanistan dengan menargetkan Irak, Somalia, Sudan, Libya, Lebanon, Suriah, dan finishing off dengan hadiah besar Iran dalam kampanye militer yang luas untuk memastikan keunggulan AS di milenium baru.

Setelah Millennium Challenge 2002 selesai, permainan perang “resmi” yang disajikan sebagai simulasi perang terhadap Irak di bawah pemerintahan Presiden Saddam Hussein, tetapi dalam kenyataannya ini tergolong game perang dengan sasaran akhir ke Iran. Amerika Serikat boleh berhasil di Irak dan negara lainnya yang tidak memiliki angkatan Laut yang berarti. Tetapi dengan Iran, harus berfikir seribu kali.

Millennium Challenge 2002 dilakukan untuk mensimulasikan perang dengan Iran, dengan nama sandi kode “Merah” dan disebut sebuah negara Timur Tengah yang tidak diketahui musuh jahat di Teluk Persia. Selain Iran, tidak ada negara lain yang bisa memenuhi batas-batas dan karakteristik dari kode merah “Merah”, simulasi dibuat sangatlah detail dari kapal mulai patroli sampai ke unit sepeda motor. Simulasi perang terjadi karena Washington sedang berencana menyerang Iran setelah menginvasi Irak pada tahun 2003.

Skenario dalam permainan perang 2002 dimulai dengan Amerika Serikat, dengan nama kode “Blue” Iran memberikan ultimatum satu hari untuk menyerah pada tahun 2007. Tanggal game perang itu tahun 2007 yang secara kronologis terbukti sesuai dengan rencana AS untuk menyerang Iran setelah serangan Israel di Lebanon pada 2006, yang menjadi diluar perhitungan mereka adalah keberpihakan Suriah dan kemampuan tempur Hizbullah yang berhasil menjungkirbalikkan Israel yang memiliki perangkat perang super modern.

Dalam skenario perang Millenium Challenge 2002 itu, Iran akan bereaksi terhadap agresi AS dengan meluncurkan rudal serangan besar yang akan membanjiri AS dan menghancurkan enam belas angkatan laut kapal-kapal AS – sebuah kapal induk, sepuluh kapal penjelajah, dan lima kapal amfibi. Diperkirakan bahwa jika ini terjadi dalam konteks teater perang yang sebenarnya, lebih dari 20.000 prajurit AS akan dibunuh pada hari pertama setelah serangan itu.

Selanjutnya, Iran akan mengirim kapal patroli kecil yang terlihat tidak signifikan dibandingkan dengan USS John C. Stennis dan kapal perang AS besar lainnya – untuk membanjiri sisa angkatan laut Pentagon di Teluk Persia, yang akan mengakibatkan merusak dan tenggelamnya sebagian besar AS Armada Kelima dan kekalahan Amerika Serikat. Setelah kekalahan Amerika Serikat, permainan perang itu dimulai lagi, tetapi “Merah” (Iran) harus beroperasi di bawah asumsi telah hancur lebur kekuatan pertahanannya, sehingga pasukan AS. Tetapi apakah kenyataan saat ini kemampuan tempur darat Iran selemah itu?

Oleh karena itu, kekuatan angkatan laut yang hebat dari Washington tidak berarti di teluk Persia dan selat Hormuz dikarenakan kendala geografis. Sementara kemampuan militer Iran sangat maju pesat. Tanpa perairan terbuka, seperti di Samudra Hindia atau Samudra Pasifik, US Navy tidak akan berdaya. Seluruh sistem pertahanan angkatan laut AS, dirancang untuk pertempuran di perairan terbuka, dan menjadi tidak praktis di Teluk Persia.

Identitas Desain Grafis Indonesia



Kami yakin bahwa Desain Grafis Indonesia harus memiliki identitas. Suatu keyakinan yang telah dipupuk oleh pendahulu kita –para perintis pendidikan rancang visual dari tahun 1950-an, perintis formal program desain grafis sejak tahun 1973, pelaku dan studio-studio desain grafis Indonesia– yang telah bergiat mencari ke-Indonesiaan. Suatu keyakinan atas identitas yang dapat mencitrakan watak, pemikiran, mentalitas, kepribadian atau filosofi Indonesia dalam perkembangan dunia global yang makin mempertinggi iklim persaingan antar negara, antar perusahaan dan antar pribadi, sehingga berpengaruh terhadap praktek desain grafis yang cenderung makin instan dan seragam.
Kami yakin bahwa wujud identitas tersebut bisa dicari dari kualitas nilai-nilai Indonesia yang sudah ada atau dibangun wujud baru hasil dari pencarian tersebut. Perwujudan ini menghindarkan Indonesia tenggelam oleh atau mengikuti wujud identitas lain.
Kami paham bahwa proses perwujudan identitas ini bukan proses instan atau sekali jadi, tidak bisa dipaksakan dan tidak ada rumusan atau resep baku; semua harus bersifat jujur dan natural dalam menyikapi potensi sumber daya sekaligus kendalanya.
Kami merekomendasikan salah satu jalan yang sadar dan proaktif dalam mewujudkan identitas ini, yaitu dengan cara menempatkan diri dalam suatu kondisi pengembangan studi dan lingkungan kerja yang kaya akan riset dan analisis kekayaan nilai dan materi alam serta budaya Indonesia masa lalu dan kini; kaya akan eksplorasi, sehingga prosesnya bukan hanya menduplikasi kekayaan masa lalu tetapi justru terinspirasi darinya untuk menghasilkan kreasi baru.
Kami menghidupkan suasana kebersamaan dalam mewujudkan identitas ini, melalui dialog pikiran dan karya yang kontributif, serta saling bertukar wawasan dan teknologi, demi terwujudnya program pembentukan identitas ini. Kebersamaan ini mengharuskan kami melepas sekat pembatas individu dan organisasi, sehingga dapat berkomunikasi lebih intensif dan sinergis.
Kami berharap program ini berguna untuk meningkatkan kreativitas dalam diri kami, sehingga tidak terjebak dalam kreativitas semu identitas; menambah reputasi keilmuan dan profesi kami dalam memberi cara yang bertanggung jawab, berdasar, dan bermanfaat secara konkrit untuk aktivitas masyarakat. Semoga melalui program ini masyarakat secara langsung dapat menikmati kekayaan nilai Indonesia, sehingga mempengaruhi kepercayaan diri dan keyakinan masyarakat atas potensi identitas Indonesia.

Perang Timur Tengah adalah Konflik Budaya



Berita2 konflik dunia sekarang didominasi oleh berita2 perang di Timur Tengah, dan juga berita2 Terorisme gobal termasuk di Indonesia , sedangkan berita2 krisis ekonomi global bersumber dari krisis ekonomi Amerika. . Dalam tulisan ini saya ingin membahas akar permasalahan konfik perang, tidak mempertimbangkan siapa yang benar dan siapa yang salah, karena dalam konflik masing2 pihak tentu merasa berada di pihak yang benar. Sumber konflik tediri dari politik, mafia dan budaya.
Budaya Ortodok Vs Budaya Modern

Konflik Israel –Palestina bersumber dari historis penguasaan daerah tersebut. Israel merasa bahwa tanah tersebut adalah milik leluhurnya, orng2 Palestina juga merasa tanah tersebut adalah tanah perjanjian untuk orang2 palestina, karena itu keduanya merasa berhak memiliki tanah tersebut . Genjatan senjata bisa kapan saja, perdamaian bersarat bisa kapan saja, tetapi konflik akan tetap berlanjut sampai mereka menyadari kebodohan mereka masing2.

Terorisme Global berasumber dari konfil budaya, yaitu budaya timur-tengah dan budaya barat. Budaya Timur Tengah yang masih bersifat otoriter, ditekan oleh budaya barat yang bersifat demokratis. Indonesia berusaha tegar menghadapi kedua budya tersebut, menentang budaya timur tengah, dan juga menentang budaya demokrasi libral ala barat, kita tetap mempertahan budaya Pancasila yang digali dari akar budaya yang berbeda-beda dari seluruh tanah air . Budaya Timur Tengah yang rawan konfilk ialah “ kata pemimpin adalah hukum” sama dengan zaman kerajaan “sabda raja adalah hukum” Daerah tersebut menjadi damai sepanjang rakyatnya masih bisa dibodohin, masih menganggap pemimpin/raja adalah orang istimewa/orang suci. Di Indonesia fatwa yang dukeluarkan pemimpin sering diremehkan, karena budaya kita adalah budaya pancasila, a.l berbunyi “ Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusawaratan dan perwakilan” sedangkan fatwa adalah budaya otoriter masa lalu yang tidak sesuai lagi dengan demokrasi dan budaya demokrasi dan kerakyatan..
Belajar Membaca Sejarah…
Supaya generasi muda tidak terjebak dalam krisis budaya yang berkepanjangan , perlu diberi pemahaman tentang arah perkembangan budaya dunia umumnya, sehingga tidak terjebak dalam budaya masa lalu yang pasti akan ditinggalkan zaman. Bungkarno sudah ingatkan generasi yang menentang sejarah pasti akan digilas sejarah, demikianlah keadaan sekarang, kalangan radikalisme yang mencoba mempertahankan budaya masa lalu pasti akan digilas oleh budaya demokrasi dan libralisme. Bagi generasi muda hendaknya jangan berdiri dibawah tembok yang sudah miring, jika tidak mau tertimbun oleh reruntuhan politik maupun budaya bangsa. Seperti kalangan politisi agama yang loncat kepolitisi kebangsaan bisa exis dalam panggung politik, berbeda dengan mereke yang tetap dalam ideologi masa lalunya lenyap tertimbun reruntuhan politik.
Berbeda dengan pemahaman kitab2 suci, kita harus berbalik keatas, sebab akarnya ada diatas, cabang2 dan daunnya berada dibawah, jika kita potong akarnya maka daunnyapun akan kering. . Seperti ayat “Bacalah” itu adalah perintah spiritual, kalau diganti dengan “ membaca dan menulis adalah pangkal ilmu pengetahuan” adalah buah pikiran manusia yang gampang dibaca. Buktinya Muhammad yang tidak tahu membaca dan menulis mempunyai pengetahuan yang demikian luas, cukup membantah ayat duniawi tersebut. Yesus mungkin tidak tahu membaca, tetapi dia bisa membaca datangnya zaman baru dikatakannya “ matahari akan gelap, bulan tidak bercahaya lagi, bintang2 berjatuhan, mesin2 perang menderu-deru, bangsa bangkit melawan bangsa, dst”

Matahari menjukkan Kekaisaran tidak akan berfungsi lagi, bulan menunjukkan kerajaan2 hanya tinggal nama, para kaisar dan para raja2 dikatakan seperti bintang2 yang berjatuhan. Munculnya nabi2 palsu, yaitu para politisi dan penipu yang munafik membodohin bantyak orang . Zaman baru ialah zaman demokrasi yang menjunjung tinggi hak asasi manusia .
Para generasi muda yang tidak ingin dikubur hidup2, jangan berdiri dibawah tembok yang sudah miring, lihat tanda2 zaman, lihat jalannya sejarah agar anda tidak digilas roda sejarah.
http://umum.kompasiana.com/2009/10/02/konplik-budaya-menimbulkan-perang/

BUDAYA MUSIK


Dapat dikatakan bahwa tidak ada sesuatu bangsa yang keseniannya selalu tetap murni, terlepas sama sekali dari pengaruh kesenian bangsa lain, karena diketahui tidak ada suatu bangsapun yang sama sekali terpisah dari bangsa-bangsa lain didunia ini. Tetapi dengan adanya akulturasi tidak berarti bahwa kesenian bangsa-bangsa itu akan menjadi sama.
Pada awalnya kebudayaan Indonesia zaman purbakala berkisar pada pengaruh Tiongkok. Ketika agama Hindu dan Buddha tersebar, terutama di Jawa dan Sumatera, kebudayaan Indonesia berkisar pada pengaruh India. Lalu ketika agama Islam tersebar pula keseluruh pelosok, tonggak-tonggak Tiongkok dan India berbaur lagi dengan pengaruh Arab. Akhirnya terdapat corak musik seperti yang kita miliki sekarang ini. Bila dicermati lagu-lagu berasal dari daerah pesisir timur Sumatera dan pesisir utara Jawa, niscaya menghasilkan bunyi melodi yang khas Tiongkok terutama pada lagu Jali-jali atau Lenggang Kangkung. Melodi kedua lagu ini berakar pada musik Tiongkok. Kemudian pada lagu-lagu melayu akan mendengar juga bunyi gendang yang khas, irama demikian berasal dari India. Di India gendang itu disebut tabla. Dari India tabla dibawa sampai ke Arab melalui Persia, Irak dan Palestina. Seperti yang telah dibahas bahwa musik timur dari abad keabad tidak banyak berubah. Demikian pula gamelan yang dikenal nenek moyang kita dipulau Jawa dulu kala, hampir sama saja seperti dikenal sekarang ini.
Kategori budaya musik Indonesia menurut pengamatan penulis tentang keanekaragaman budaya peta musik Indonesia. Analisis bisa diamati melalui pendekatan historis, seperti halnya pada kehidupan kesenian yang lain. Budaya musik Indonesia tidak mungkin hanya dilihat dari segi teknis dan analisis musiknya saja, tanpa melihat fenomena dibalik kehidupan budaya masyarakat pendukungnya.
Dari sisi lain justru situasi di Indonesia barangkali paling unik diseluruh dunia, karena adanya keanekaragaman budaya etnis yang tumbuh dan berkembang di kepulauan nusantara. Karena pada dasarnya musik masyarakat etnis di Indonesia merupakan hasil akulturasi dan persilangan dari budaya lokal dengan kebudayaan asing (hybird) melalui budaya Hindu, Budha, Islam, dan Barat. Contohnya ketika musik Keroncong dan musik Dangdut kita klaim sebagai musik Indonesia, ternyata disitu ada unsur budaya asing.
Sebelum kemajuam ilmu pengetahuan masyarakat hanya dapat menikmati musik dipanggung, digedung-gedung pertunjukan atau tempat keramaian yang diselenggarakan waktu tertentu misalnya dipasar malam. Sejak permulaan abad ke-20 kemajuan musik industri menyebabkan masyarakat dapat menikmati musik dirumah sendiri melalui radio, televisi, rekaman kaset, piringan hitam, cd, vcd, dvd, dan dapat pula memilih musik apa yang digemari sambil duduk dalam suasana santai, berbaring dan sambil bekerja. Karena musik merupakan kebutuhan kehidupan manusia sebagai santapan rohani kegiatan upacara maupun sarana hiburan.
B. Sistematika Penulisan
Sebelum tercipta musik barat melalui musik Yunani dan musik Gerejawi, keadaan musik Timur diantara bangsa-bangsa India, Tiongkok, Arab, Persia, Yahudi, Mesir dan Indonesia dapat dikatakan tetap, artinya dari masa kemasa keadaannya tidak banyak berubah. Pengenalan mereka tentang nada, rata-rata hampir sama pula, yaitu pentatonis. Nenek moyang bangsa Indonesia adalah pendatang dari negeri-negeri yang ditonggaki oleh bangsa-bangsa tertua itu seperti dibahas pada pengantar dan latar belakang Musik Keroncong pertamakali masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Portugis pada abad XVI. Daerah penyebarannya ialah Batavia, Penjaringan, Kampung Bondan, Roca Malaka merupakan wilayah pioner dimana locus budaya musik keroncong Indonesia. Musik keroncong bisa jadi dikatakan sebagai identitas musik khas bangsa Indonesia, karena tidak dimiliki oleh negara lain. Bahkan sama-sama musik keroncong Indonesia, antara satu wilayah dengan wilayah lainnya tidak sama. Perbedaan bentuk dari musik keroncong ini, begitu dipengaruhi oleh keragaman budaya yang ada di nusantara.
Keragaman musik keroncong juga dipengaruhi pada keragaman pendapat mengenai asal musik ini. Sebagian berpendapat musik keroncong berasal dari negara Portugis, sementara juga ada yang berpendapat musik keroncong merupakan musik asli Indonesia. Selanjutnya berkembang pendapat lain menyatakan bahwa musik keroncong adalah hasil pembauran antara musik timur dan barat, yaitu dari hasil persilangan antar kebudayaan Portugis dan kebudayaan Indonesia. Keanekaragaman pendapat ini menjadi salah satu topik yang menarik tentang musik keroncong yang dibahas pada Bab II.
Lagu Perjuangan Nasional Indonesia disebut dengan istilah musik fungsional yaitu musik yang diciptakan untuk tujuan nasional. Sebagai seni pertunjukan bersifat upacara lagu-lagu nasional merupakan bagian idiom musik barat yang dikemas berdasarkan kemampuan musikal masyarakat pendukungnya yang beraneka ragam dan usia serta mudah dinyanyikan.
Secara umum pengertian lagu perjuangan nasional Indonesia ialah kemampuan daya upaya yang pada hakekatnya timbul karena menentang penindasan dan penjajahan di bumi pertiwi yang pertamakali digelorakan pada sumpah pemuda tahun 1928. Berkumandangnya lagu Indonesia Raya saat itu berarti diakui bahasa melayu sebagai bahasa persatuan, sekaligus berlakunya musik diatonis di Indonesia dalam pembahasannya pada Bab III.
Lebih 30 kelompok etnis yang hidup di Indonesia yang disebut kepulauan nusantara. Lagu-lagu rakyat merupakan salah satu karya seni yang dimiliki berbagai etnis di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Walaupun demikian konsep lagu rakyat indonesia masih bercampur baur oleh karena konsep pemahaman masing-masing daerah di Indonesia masih berbeda-beda, hal ini dibahas di Bab IV.
Uraian berikut ini dibahas jenis musik tradisional Indonesia, dikemukakan beberapa contoh musik tradisional mewakili puncak kebudayaan daerah tidak ketinggalan sangat pentingnya bagi kehidupan dan kelestarian seni tradisional di Indonesia. Sementara pada bagian pembahasan ini akan dijelaskan pada Bab V.
Perkembangan musik orkes melayu diawali setelah perang kemerdekaan tahun 1950, saat itu bersamaan dengan membanjiri film Malaysia dan film India di tanah air.
Musik dangdut di Indonesia pada saat ini telah mengalami perubahan dari akar melayu yang asli. Perbedaan yang signifikan ketika adanya era pembaharuan oleh Rhoma Irama yang meletakan dasar perkembangan musik dangdut dengan mengawinkan konsep musik Rock dekade tahun 1970an, dengan maksud agar dangdut tidak ditinggalkan para penggemarnya. Dangdut musik Indonesia secara lugas uraian secara terperinci di bahas pada Bab VI.
Istilah populer sebenarnya diartikan untuk segala jenis musik yang sedang berkembang sejajar dengan kemajuan media audio visual seperti pada musik Entertaiment di Amerika saat ini. Kemudian pop diartikan dengan musik populer di Amerika dan Inggris dekade tahun 1960an selanjutnya menjadi proses sumber penyebaran keseluruh dunia.
Kesimpulannya gaya musik pop menjadi lebih ringan, melodis sederhana, mudah dicerna yang akhirnya menjadi merk komersial laku dipasaran dengan memuaskan khalayak penggemarnya yang bersifat sementara. Pembahasan musik pop Indonesia secara lebih dalam diuraikan pada Bab VII.
Warisan irama jazz semula merupakan lagu-lagu yang didendangkan dalam upacara keagamaan atau dalam kegiatan spiritul dianggap suci aslinya dari bangsa Afrika yang berimigran ke Eropa. Kemudian lagu–lagu tersebut dicampur dengan lagu-lagu yang bersifat keduaniawian, ini merupakan musik campuran antara Afrika dan Eropa yang berimigrasi ke Amerika, yang dibawa oleh para pemeluk serta keturunannya.
Kota New Orleans merupakan kota pertama yang mengembangkan jenis musik ini pada akhir abad 19 yang berkembang menjadi dua ialah musik rag time dan blues, dibahas pada bab VIII.
Setelah pascakemerdekaan lagu-lagu perjuangan berkembang menjadi lagu seriosa diilhami dari lieder Jerman, seni Romantik abad ke-19 yang mencapai puncaknya ditangan komponis besar Franz Scubert. Dari kacamata budaya internasional tradisi musik seni yang pernah dicapai oleh generasi lama, lalu kita dapatkan kepada keterpengaruhan tidak sadar pada lagu seriosa Indonesia dengan kekayaan Romantika di Eropa.
Dengan sedikit meninggalkan seperangkat pengetahuan akademisi kita dapat mencoba mendekatkan lagu-lagu seriosa kita dengan beberapa ciptaan komponis Indonesia dibahas pada Bab IX.
Sebagai mana diketahui bahwa pendidikan seni telah lama menjadi bagian dari sistem kegiatan di sekolah mulai pendidikan TK, SD, SMP dan SMA. Sejak diberlakukan pendidikan seni di sekolah umum secara nasional. Pada tahun 1976, selama perjalanannya telah mengalami proses perubahan kurikulum yang direvisi secara mendasar tahun 1984 dengan paket pilihan seni rupa, seni musik, seni tari dan seni drama secara rinci dibahas dalam Bab X.
Pengetahuan karya musik di Indonesia dibahas media bunyi yaitu nada, irama, dan ilmu harmoni diolah menjadi satu disebut karya komposisi musik. Selain itu dibahas pengertian improvisasi, karya arransemen, orkestrasi dan transkripsi pada Bab XI.
Hak Cipta sangat penting arti dan peranannya untuk, memacu melindungi penciptaan, penyebaran dan pemerataan kebudayaan dibidang ilmu, seni dan sastra serta untuk mempercepat proses pertumbuhan kecerdasan bangsa sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Konsep Ki Hadjar Dewantara oleh barder Djohan diterjemahkan “musik nasional adalah gabungan dari puncak-puncak musik daerah”. Pertentangan itu akhirnya tidak dapat dielakan dan menciptakan dua kubu konfrontatif dalam perkembangan musik kontemporer Indonesia yakni kubu yang berlatar belakang musik tradisional yang diwakili kubu pentatonik dan kubu yang berlatar belakang musik Barat atau kubu diatonis secara rinci di bahas dalam Musik Kontemporer Indonesia bab XII.
Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 6 tahun 1982 tanggal 12 April 1982 sesuai denganperkembangan dan kemajuan teknologi, juga bercorak dan berkepribadian nasional yang lebih mengayomi kepentingan warganegara dan masyarakat Indonesia, seperti yang dikemukakan pada Bab XIII.