Fashion Girl

Vector design with Adobe Illustrator

Vector Design

Saving Your Vector Illustrations using Adobe Illustrator

Zahra Creative Design Studio

Assalamualaikum..

Jumat, 26 Desember 2014

Open Service Gateway Initiative (OSGI)


         Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.
OSGi ARSITEKTUR

        OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.

Model lapisan dari OSGi adalah sebagai berikut :



Definisi :
a.Bundles : bundles adalah komponen OSGi yang dibuat oleh pengembang/developer.
b.Services : lapisan service menghubungkan bundles dalam sebuah jalan dinamik dengan             menawarkan model publish-find-bind untuk objek Java yang lama.
c.Life Cycle : API untuk menginstall, memulai, menghentikan, update dan menguninstall bundles.
d.Modules : lapisan yang menjelaskan bagaimana bundles dapat mengimport dan mengexport kode.
e.Security : Lapisan yang memegang aspek keamanan.
f.Execution Environment : menjelaskan class dan method apa yang ada di platform.

Peluang dan Tantangan Dalam Pengembangan OSGi 

  • Mengurangi kompleksitas : mengembangkan dengan OSGi berarti menembangkan bundles : salah satu komponen OSGi. Bundles adalah modul. Bundles menyembunyikan aspek internalnya dari bundles lainnya. Hal ini berarti ada banyak kebebasan untuk menggantinya di kemudian hari.
  • Dapat digunakan kembali : model komponen OSGi sangat mudah digunakan dan dapat digunakan dengan aplikasi pihak ketiga.
  • RealWorld : OSGi framework dinamik. Hal ini berarti OSGi dapat diupdate secara online.
  • Mudah Penyebarannya : teknologi OSGi bukanlah sebuah teknologi standard. OSGi dapat dimanage sedemikian rupa serta dapat diatur cara penginstalannya.
  • Update yang dinamik : OSGi komponen bisa diupdate secara dinamik.
  • Adaptif : model komponen OSGi didesain sedemikian rupa hingga diperbolehkan untuk mengkombinasi dan mencocokan antar komponen.

  • Transparan
  • Banyak versinya

  • Simple : OSGi API sangat simple. Hanya terdiri dari satu paket dan berjumlah kurang dari 30 kelas.
  • Ukurannya kecil
  • Kinerjanya cepat
  • Aman
  • Sederhana
  • Tidak Mengganggu Kinerja Aplikasi Lainnya
  • Berjalan dimana saja
  • Digunakan secara luas
  • Didukung Oleh Berbagai Perusahaan : OSGi juga didukung oleh berbagai perusahaan seperti Oracle, IBM, Samsung, Nokia, IONA, Motorola, NTT, Siemens, Hitachi, Deutsche Telekom, Redhat, Ericsson, dan masih banyak lagi.




http://momolagideh.blogspot.com/2014/12/open-service-gateway-initiative-osgi.html

Rabu, 17 Desember 2014

ANTAR MUKA TELEMATIKA





FITUR PADA MUKA ANTAR TELEMATIKA

            Interface merupakan salah satu media yang digunakan komputer untuk berkomunikasi dengan manusia. interface di komputer dikenal dengan GUI (Graphical User Interface). Penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat terintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. Interface ini, meliputi :
  1.      perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu, dan perangkat yang secara tidak langsung    mengontrol perangkat lunak.
  2.       piranti input atau output
  3.       prosedur pemakaian perangkat.

            Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).

SEJARAH  SINGKAT GUI

           Pada awal diciptakannya, komputer dijalankan dengan menggunakan perintah yang diketik pada layar monitor menggunakan keyboard. Hal ini berlaku untuk semua program ataupun perintah-perintah tertentu yang berhubungan dengan sistem informasi. Hal ini tentu saja dirasa tidak praktis dan kurang canggih. Selain itu hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengoperasikannya. Oleh karena itu para ahli terdorong untuk dapat menciptakan sesuatu yang dapat digunakan oleh orang kebanyakan dengan cara yang praktis dan mudah diingat.
          Akhirnya lahirlah yang disebut dengan GUI atau graphical User Interface. GUI adalah seperangkat aplikasi yang menampilkan semua menu, ikon dan alat penunjuk lainnya yang menggantikan perintah ketik di shell. Hal ini membuat pengguna komputer menjadi lebih mudah mengoperasikan sebuah perangkat daripada mengingat perintah yang menggunakan teks pada sebuah kotak komando tertentu. Hal ini didasarkan bahwa manusia lebih mudah mengingat gambar dibanding tulisan. GUI pertama kali digunakan dalam komputer yang diproduksi oleh Apple yakni Machintosh dengan Steve Jobs sebagai penggagasnya. Namun belakangan sistem operasi lain mengikutinya, seperti misalnya Microsoft dengan GUI Windows-nya yang menjadi tren setter penggunaan start menu dan taskbar di bawah.


TEKNOLOGI PADA INTERFACE TELEMATIKA

1.   Head Up Display

     System Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data        tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya.        Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat              (head     up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen.                    Walaupun   HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan         pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.


2.   Tangible User Interface

      Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat                       berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User                   Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor      di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya             untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital           sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.


3.   Computer Vision

      Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang             melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan            untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar).           Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa               kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.


4.   Browsing Audio Data

      Browsing audio data adalah kemampuan mesin untuk mencari data dengan menggunakan input           audio. Suatu ketika kita mendengarkan sebuah kilasan lagu dan kemudian kita merasa terkesan           dengan lagu tersebut. Meskipun kita hanya mendengarkan secara sekilas, tetapi membuat kita             ingin    tahu lagu siapakah itu? Browsing audio data pada suara tidak seperti browsing teks pada         tulisan.


5.   Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6.   Speech Synthesis

     Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang        digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak        dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi                    pembicaraan.




http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-dan-sejarah-singkat-gui/

Rabu, 12 November 2014

JARINGAN WIRELESS DAN TERMINAL

Wireless LAN

Pengertian Wireless LAN
Wireless LAN (WLAN) adalah teknologi LAN yang menggunakan frekuensi dan transmisi radio sebagai media penghantarnya, pada area tertentu, menggantikan fungsi kabel. Konfigurasi jaringan WLAN adalah terdiri dari akses point yang dihubungkan ke pengguna melalui media udara (frekuensi dan transmisi radio)

Sebuah access point dapat menjangakau 91.44 sampai 152.4 meter (300 sampai 500 feet) dan jika ingin menjangkau lebih jauh maka digunakan beberapa access point (AP). Teknologi yang dipakai dalam WLAN adalah spread spectrum. Spread spectrum dalam telekomunikasi adalah salah satu teknik modulasi dimana sinyal ditransimisikan dalam bandwidth (lebar pita frekuensi) yang jauh lebih lebar dari frekuensi sinyal awal informasi

Teknologi spread spectrum dibagi menjadi 2 yaitu frequency-hopping spread spectrum (FHSS) dan direct-sequence spread spectrum (DSSS). Meskipun keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahan tetapi DSSS lebih bayak digunakan ksususnya dalam, implementasi WLAN. Jadi, konsep cellular yang dipakai dalam WLAN juga sama dengan dalam teknologi komunikasi bergerak seperti GSM dan CDMA

Teknologi spread spectrum dibagi menjadi 2 yaitu frequency-hopping spread spectrum (FHSS) dan direct-sequence spread spectrum (DSSS). Meskipun keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahan tetapi DSSS lebih bayak digunakan ksususnya dalam, implementasi WLAN. Jadi, konsep cellular yang dipakai dalam WLAN juga sama dengan dalam teknologi komunikasi bergerak seperti GSM dan CDMA


Terminal Pada Telematika

          Terminal merupakan peralatan yang mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnyaremote atau terpisah melalui sebuah saluran telekomunikasi.Linux memiliki enam terminal ataukonsol ketika berjalan dalam modus teks. Artinya, kita dapat menjalankan aplikasi atau kegiatan berbeda beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan. Untuk berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat menekan kombinasi tombol ALT + F1 hingga F6.
Terminal ketujuh umumnya digunakan oleh X Server. Jadi, jika X Server sebelumnya telah aktif dan tidakdibunuh,kita tinggal menekan tombol ALT + F7 untuk kembali ke tampilan grafis.Terminal yangdisinggung di atas adalah terminal dalam modus teks.Terminal juga dapat digunakan dalamlingkungan grafis.Untuk membuka terminal di desktop GNOME milik Edubuntu, klik menu Applications >Accessories > Terminal pada panel atas.Terminal sepertinya memang diperuntukkan bagi para profesional. 
        Tetapi ketika kita mengetahui cara kerja dan manfaatnya, kita akan seringmenggantungkan diri pada baris perintah ini. Kita dapat mengeksekusi program, membuka file,hingga melakukan manajemen berkas melaluitampilannya yang sederhana. Linux memiliki lebihdari 2000 perintah ketika menjalankan terminal.Kita tidak perlu menghapal semuanya, hanya beberapa yang kita anggap penting dan sering kita gunakan.Sebuah tips ketika menggunakanterminal. Kita bisa mengetikkan beberapa huruf awal perintah, disusul dengan menekan tombolESC atau TAB sekali atau beberapa kali. Cobalah untuk memasukkan karakter apadaterminal.Disusul menekan ESC atau TAB (Edubuntu mendukung tombol TAB). Apabila munculsebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah daftar panjang akan muncul (semua perintah dengan awalanhuruf a). Biasanya data ditampilkan pada komputer pada jarak jauh atau dekat yang disebutdengan terminal. Fungsi dasarnya adalah untuk berhubungan dengan komputer host. 
Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT Cathode Ray Tube, VDT -Video DisplayTerminal atau display station. Terminal dibagi atas 3 jenis, yaitu :

  • Terminal dungu (dumb)yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yangdikirimkan ke host dan menampilkan apa saja yang dikirim oleh host.

  • Terminal ‘smart’yaitu terminal yang berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yangdikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data yangterjadi.

  • Terminal pintar (intelligent)yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat fungsi-fungsi tambahan sepertikontrol terhadap penyimpanan ke storage dan menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus. Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan adalah 
          1. Mencari alamat ip dari dhcp server.
          2. Mengambil kernel dari tftp server.
          3. Menjalankan sistem file root dari nfs server.
          4. Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
          5. Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.


mujahidin.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../11_Wireless-LAN.pdf

https://id.scribd.com/doc/245823686/Tugas-4-Jaringan-Wireless-Dan-Terminal

Senin, 20 Oktober 2014

ARSITEKTUR TELEMATIKA

Arsitektur system harus berdasarkan konfigurasi sistem secara keseluruhan yang akan menjadi tempat dari DBMS, basis data dan aplikasi yang memanfaatkannya yang juga akan menentukan bagaimana pemakai dapat berinteraksi dengannya. Seiring dengan kemajuan teknologi, aristektur tersebut semakin beraneka ragam atau semakin banyak jenisnya dan berubah pula keunggulannya. Yang harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arsitektur sistem, yang paling cocok tentu saja bukan hanya keunggulan teknologinya saja, kita harus mempertimbangkan pula faktor biaya dan yang sesuai dengan kebutuhan nyata ditempat dimana sistem akan digunakan.Arsitektur telematika menurut kami adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP.
Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
  Asitektur Sisi Client

Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.
Karakteristik Klien :

·         Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
·         Menunggu dan menerima balasan.
·         Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
·         Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

·         Arsitektur Sisi Server

Sebuah eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.
Karakteristik Server:
·          Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
·          Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
·          Sebuah server dapat berkomunikas
i dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
·          Jenis-jenisya yaitu : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.

Menurut kamus istilah arsitektur dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya, seperti sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya. 

KOLABORASI ARSITEKTUR SISI KLIEN DAN SERVER

Ada beberapa model arsitektur klien-server ini yang umum, yaitu

1. Arsitektur mainframe
2. Arsitektur file-sharing
3. Arsitektur client/server

Arsitektur client server dapat dibedakan menjadi 3 model, yaitu single-tier (satu
lapis), two-tier (dua lapis) dan three-tier (3 lapis).
Berikut penjeLasan dari ketiga modeL arsiTektur cLient server tersebut di atas :

>> Arsitektur Single-tier (Satu Lapis)
Semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama pada arsitektur single tier ini. Model single tier adalah model yang sederhana, mudah digunakan pengguna (user) dan paling sedikit memiliki alternatif. Kelemahan dari arsitektur ini adaLah kurang aman dan kurang memiliki skalabilitas.

>> Arsitektur Two-tier (DUa Lapis)
Pengolahan informasi pada arsitektur ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu sistem user interface (antarmuka pengguna) lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur two tier memiliki tingkat kemanan yang lebih tinggi dan terukur daripada arsitektur single-tier. Arsitektur ini memiliki database pada computer yang terpisah dan hal tersebut menyebabkan arsitektur ini dapat meningkatkan kinerja keseluruhan situs.
Arsitektur two- tier memiLiki keLemahan, yaitu biayanya yang mahal, arsitekturnya yang kompleks, tidak adanya pembaruan kode, skalabilitasnya kurang dan tingkat kemanannya kurang.

Di samping itu, kelebihan dari arsitektur two tier adalah mudah digunakan oleh pengguna, dapat menangani database server secara khusus dan bisnis lingkup kecil sangat cocok menggunakan arsitektur ini.

>> Arsitektur Three-tier (tiga Lapis)
Karena arsitektur sebelumnya memiliki cukup banyak kelemahan, maka dikembangkanlah arsitektur three tier ini yang akan membantu mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Arsitektur three-tier memiliki 3 lapisan.
Kelebihan dari arsitektur ini adalah memiliki skala yang besar, transfer informasi antara web server dan server database optimal, tidak akan menyebabkan lapisan lain terkontaminasi salah jika salah satu lapisan terdapat keslahan. Dan kekurangannya, arsitektur ini lebih sulit untuk merancang, lebih sulit untuk mengatur dan lebih mahal.
Arsitektur Client Server

Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi)

Dibagi dalam 2 bagian Arsitektur yaitu :

Arsitektur Client Side
Merujuk pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi client dan contoh dari sisi penyimpanan pada client adalah cookie.

Karakteristik :
- Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
- Menunggu dan menerima balasan.
- Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
- Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

Arsitektur Server Side
Pada server side, ada sebuah server Web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan menggunakan standar metode HTTP. Misalnya penggunaan CGI script pada sisi server yang mempunyai tag khusus yang tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi.

Karakteristik :
- Menunggu permintaan dari salah satu client.
- Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
- Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
- Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.

Dibawah ini merupakan penjelasan tentang beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :

dibagi atas 3 jenis kolaborasi 

1. Arsitektur Single- Tier
Arsitektur Single- Tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.

2. Arsitektur Two-tier
Pada Arsitektur Two-tier, antarmukanya terdapat pada lingkungan desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.

3. Arsitektur Three-tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging




Kamis, 09 Oktober 2014

Telematika dan Arah Perkembangannya di Masa Depan



1.      Pengertian Telematika
Telematika yang berasal dari bahasa Perancis “Telematique”(dipopulerkan pertama kali pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe). Telematika merupakan perpaduan antara teknologi telekomunikasi, media dan informasi yang berkembang menjadi  teknologi digital atau “The Net” yang merujuk pada sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Kemudian dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”.
Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia Teknologi Telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan Informatika. Senada dengan pendapat  pemerintah, TELEMATIKA diartikan sebagai singkatan dari  TELE= telekomunikasi, MA = multimedia, dan TIKA = informatika. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi (perpaduan) antara Teknologi Telemkomunikasi, Media, dan Informasi yang diproses menjadi system digital.

2.      Manfaat Telematika
1.      Sebagai penyampai informasi, agar masyarakat lebih mudah melakukan komunikasi sehingga menambah wawasan.
2.      Manfaat internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan. Kemudian internet dalam e-Goverment juga dapat meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3.      Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.

3.      Perkembangan  Telematika dalam Teknologi
Industri telematika (Information and Communication Technology – ICT) merupakan salah satu industri prioritas yang akan dan sedang dikembangkan Pemerintah melalui Kebijakan Pembangunan Industri Nasional. Industri telematika terdiri atas kelompok barang dan jasa, meliputi Industri Perangkat (devices), Infrastruktur/Jaringan (access, nodes, transport, support) dan software (piranti lunak) termasuk aplikasi (content). Bagi negara berkembang piranti lunak dan jasa pada umumnya memiliki peluang yang lebih besar karena relatif tidak memerlukan investasi besar dalam riset dan peralatan pendukung produksi. Hal ini disebabkan terutama karena piranti lunak lebih berbasis pada tenaga kerja berpengetahuan.
Terdapat empat langkah utama yang perlu dilakukan untuk mendorong terbentuknya Industri Telematika nasional yang kokoh dan mandiri, yaitu pengembangan infrastruktur telematika dengan membangun kemampuan nasional untuk dapat memproduksi piranti keras dan piranti lunak, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), penciptaan regulasi yang kondusif (perundangan dan kebijakan teknologi industri), serta pengembangan pasar domestik yang berpihak kepada industri dalam negeri. Pengembangan industri telematika dalam jangka menengah diarahkan pada tumbuhnya sentra-sentra pengembangan industri telematika, sedangkan dalam jangka panjang diharapkan industri telematika mampu mengisi pasar global.
Industri Teknologi Informasi skala kecil dan menengah (software house/UKM IT) dirasakan sulit menembus pasar global, karena kurangnya dukungan infrastruktur yang menunjang untuk menjangkau pasar global.  Regional IT Centre of excellence (RICE) adalah suatu konsep pembangunan dan pengoperasian pusat dukungan Teknologi informasi di beberapa daerah potensial (regional) yang memiliki tenaga ahli/pakar dan sarana/fasilitas penunjang siap pakai yang dapat digunakan sebagai Inkubator Regional dibidang IT. Secara bertahap RICE akan terus dikembangkan sesuai dengan kemampuan dana yang ada untuk pendidikan dan latihan serta sosialisasi internasional dalam rangka promosi keberadaan RICE di dalam negeri. RICE didirikan sebagai Inkubator untuk mempercepat tumbuhnya usaha pengembang software dan penyedia jasa TI (software house) melalui bantuan teknis, bantuan manajerial, infrastruktur, dan pelatihan.  Sehingga produk dan jasa yang dihasilkan dapat dipasarkan baik ke pasar domestik maupun pasar global
Departemen Perindustrian mengembangkan RICE sejak  tahun 2002 di PT. Inti Bandung, dan sampai dengan saat ini telah berdiri di beberapa daerah lainnya antara lain, di Univ. Trisakti Jakarta, Univ. Gunadarma Depok-Jabar,  Melihat kondisi kemampuan RICE yang didukung oleh  sarana dan prasarana yang tersedia di RICE PT. Inti Bandung, seyogyanya RICE diberikan kepercayaan untuk dapat menimplementasikan.
            Arah Perkembangan Telematika di Masa Yang Akan Datang
Telematika yang berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Seperti telfon genggam yang berawal hanya berfungsi sebagai alat komunikasi kini dengan perkembangan teknologi yang canggih telfon genggam menjadi sebuah ponsel yang canggih (Smartphone) yang memberikan fasilitas – fasilitas pengguna seperti browsing, camera, video call, chatting, social media, push email, gps dsb. 

Sumber :


Sabtu, 19 April 2014

Bibliografi

1.   Bibliografi
Bibliografi = Daftar Pustaka = Sumber Referensi = Daftar Rujukan
Yaitu suatu daftar yang berisikan judul-judul buku, artikel, dan bahan terbitan lain yang dijadikan sebagai sumber rujukan dalam tulisan

2.   Fungsi Daftar Pustaka
Mendeskripsikan sumber referensi secara jelas
Melengkapi keterangan dalam catatan kaki

3.   Unsur Bibliografi
Nama Pengarang
Judul Buku / Artikel / Terbitan
Identitas / Data Publikasi

4.   Penyusunan Bibliografi
a.      Nama pengarang diurutkan berdasarkan urutan abjad.
b.     Jika tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan abjad.
c.      Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan refrensi, untuk refrensi kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketikan.
d.     Jarak antara baris dengan baris untuk satu refrensi adalah satu spasi. Namun, jarak antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi.
e.      Baris pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan.

5.   Jenis-Jenis Bibliografi
Jenis bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi.
Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
a.      Bibliografi deskriptif: Yaitu bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta kata kunci dan abstrak yang tertulis.
b.     Bibliografi evaluatif: Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka. Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau artikel.



Kamis, 20 Maret 2014

TUGAS BAHASA INDONESIA

A.  Catatan Kaki
Catatan kaki atau yang juga dikenal dengan istilah footnote adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Secara lengkap, Catatan kaki  adalah keterangan tambahan yang terletak di bagian bawah halaman dan dipisahkan dari teks karya ilmiah oleh sebuah garis sepanjang dua puluh ketukan (dua puluh karakter).
1.         Tujuan Catatan Kaki :
Pencantuman catatan kaki diperlukan dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sumber referensi yang menjadi kajian peneliti. Selain itu, penulisan catatan kaki juga mempunyai tujuan untuk :

·        Menyusun Pembuktian
Semua pernyataan yang penting,yang bukan merupakan pengetahuan umum harus didukung oleh pembuktian-pembuktian. Catatan kaki menunjukan kebenaran-kebenaran yang pernah dicapai oleh seorang pengaran lain dalam bukunya atau tulisan-tulisannya.Sebab itu referensi dalam catatan kaki dimaksudkan untuk menunjukkan tempat atau sumber dimana suatu kebenaran telah dibuktikan oleh orang lain.

·        Menyatakan Hutang Budi
Penunjukan sumber pada catatan kaki dimasukan pula untuk menyatakan hutang budi kepada pengarang yang dikutip pendapatnya. Dengan menyebut nama pengarang yang dikutip pendapatnya itu,penulis telah menyatakan hutang budi kepadanya.

·        Menyatakan Keterangan Tambahan
Catatan kaki juga dimaksudkan sebagai keterangan tambahan untuk uraian. keterangan tambahan yang dimaksud dapat berupa :
1.   Inti atau sari dari fragmen yang dipinjam.
2.   Uraian teknis , keterangan insidental, atau materi yang memperjelas teks, atau informasi tambahan terhadap topik yang disebut dalam teks.
3.   Materi-materi penjelas yang kurang penting seperti perbaikan, atau pandangan-pandangan lain yang bertentangan.
4.   Merujuk bagian lain dari teks Catatan kaki dapat juga dipergunakan untuk menyediakan informasi kepada bagian-bagian lain dari tulisan itu . Misalnya penulis memberi catatan agar pembaca melihat atau memeriksa utaian padahalaman sebelumnya,atau hal-hal yang akan diuraikan.

2.           Fungsi Catatan Kaki

1.   Menjelaskan referensi yang dipergunakan bagi pernyataan dalam teks (catatan kaki sumber atau reference footnote).
2.   Menjelaskan komentar penulis terhadap pernyataan dalam teks yang dipandang penting, tetapi tak dapat dinyatakan bersama teks karena dapat mengganggu alur tulisan.
3.   Sebagai keterangan mengenai suatu hal yang dikemukakan dalam karangan ilmiah di halaman tersebut.
4.   Menunjukkan sumber lain yang membicarakan hal yang sama (catatan kaki isi atau content footnote). Jenis catatan kaki ini biasanya menggunakan katakata: Lihat …, Bandingkan …, dan Uraian lebih lanjut dapat dilihat dalam …, dan sebagainya. Dianjurkan penggunaannya tidak berlebihan agar tidak menimbulkan kesan pamer. Penggunaan ungkapan tersebut perlu secara konsisten dan benar.

http://shandy-06shihab.blogspot.com/2010/11/tujuan-daftar-pustakakutipan-dan.html

3.         Contoh Catatan Kaki
         

Cover


Liberalisme adalah sebuah ideology, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. 3
_________________________________________


3       Liberalisme didefinisikan sebagai suatu etika social yang menganjurkan kebebasan dan kesetaraan secara umum.f Lihat(ed), Coady, C.A.J. Distributive Justice, A Companion to Contemporary Political Philosophy, editors Goodin, Robert E. and Pettit, Philip. Blackwell Publishing, 1995,p.440. Selanjutnya, menurut Lord Acton, Kebebasan itu sendiri bukanlah sarana untuk mencapai tujuan politik yang lebih tinggi. Ia sendiri adalah tujuan politik yang tertinggi.f- Lird Action.


Teori perdagangan bebas ini kemudian berkembang menjadi 3 aliran, yaitu : 1).Merkantilisme44, 2). Liberalisme dan 3).Neomerkantilisme
_________________________________________
44         Aliran Merkantilisme ialah kebijakan perdagangan ditujukan pada peningkatan ekspor sebanyak-banyaknya dan penekanan impor sekecil - kecilnya.


Pada akhirnya terjadilah perang tariff berkepanjangan, yang inilah akhirnya menjadikan salah satu penyebab utama meletusnya perang Dunia ke-2. 47
________________________________________
47         Asvi Warman Adam (et.al), Strategi Pemerintahan Dan Swasta Menghadapi AFTA, (Jakarta: LIPI), hlm. 40.


A.     Kutipan

Kutipan adalah salinan kalimat,paragraph,atau paendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku,jurnal,baik yang melalui media cetak maupun elektronik. Menurut kamus besar bahasa Indonesia,mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu berbeda dengan plagiat.plagiat adalah mengambul karangan karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.


1.     Jenis-jenis Kutipan :

Kutipan langsung (Direct Quotation) adalah kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan sama seperti bahan aslinya
a.      Kutipan langsung dibagi menjadi 2,yaitu:
1.   Kutipan langsung pendek (Short Direct Quotation)
2.   Kutipan langsung panjang (Long Direct Quotation)
b.     Kutipan tidak langsung (Indirect Quotation atau paraphrase)
c.      Kutipan tidak langsung pendek (short direct quotation)
d.     Kutipan tidak langsung panjang (Long Direct Quotation)

2.     Fungsi Kutipan

Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1.       Menunjukkan kualitas ilmiah yang lebih tinggi.
2.       Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3.       Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4.       Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5.       Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6.       Meningkatkan estetika penulisan.
7.       Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.

3.     Contoh Kutipan

1.     huntingtion (1993, 45) argues that ”the Confucian-Islamic connection...has emergad to challenge Western interests, values and power”

2.     A growing concern is that „[c]lass analysis has been strangely absent from the..writing about Indonesian society and politics (Tanter and Young 1990, 7)


3.    There is increasing recognition that „[t]he middle class has achieved a degree of prominence in the politics of Asua in recent years (Robinson &
           Goodman 1992, 322, see also Koo 1991; Tanter & Young 1990).